Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Teknologi Informasi PT Bank Mandiri Persero Tbk Rico Usthavia Franz mengakui akhir-akhir ini pendekatan neo bank atau bank digital merupakan salah satu yang dilakukan oleh pemain industri.
Bank Mandiri sudah melakukan kajian terkait hal ini dan memutuskan tidak akan serta merta latah masuk ke dalam neo bank.
"Kajian kami dari aspek regulasi, teknologi, organisasi, SDM, branding dan ekosistem," kata Rico usai paparan kinerja Bank Mandiri kuartal IV-2020, Kamis (28/1).
Hasilnya, sementara ini dari sisi regulasi, baik menggunakan Bank Mandiri sendiri maupun misalnya neo bank, akan sangat tergantung kepada regulator apakah arahnya nanti akan ada lisensi digital sendiri atau lisensi akan tetap sama dengan bank umum biasa.
Baca juga : Bank Dunia-IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Rupiah Melemah
Dari sisi teknologi, Bank Mandiri tetap mengembangkan di sistem internal sehingga beban dari legacy system bisa mereka atasi dan tidak menjadi halangan untuk pengembangan digital.
Dari sisi SDM, dia katakan pengembangan praktisi ahlinya harus dibangun dari awal dan membutuhkan waktu. Branding Bank Mandiri juga dia rasa sangat kuat untuk mendapatkan nasabah jadi tidak hanya bermain dari harga tetapi menjadi bank yang memberikan nilai sesuai dengan brand yang diusung.
"Dari ekosistem,kami memiliki nasabah yang jumlahnya besar. Sehingga pada saat kami melakukan negosiasi dengan digital ekosistem yang lain, kami memiliki kekuatan yang cukup. Kami akan terus mengembangkan strategi digital secara organik," kata Rico. (OL-7)
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
Sejalan dengan akselerasi ekonomi tersebut, Bank Mandiri turut konsisten mempertahankan fundamental keuangan solid sepanjang 2025.
Komitmen Menggerakan Perekonomian Nasional
Bank Mandiri melihat pameran ini sebagai sarana untuk memberikan literasi keuangan kepada pengunjung dan tenant yang ada
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
Bank Mandiri mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved