Kamis 14 Januari 2021, 22:10 WIB

Klaster Pertama Sukses, Sanctuary kian Percaya Diri

Ahmad Punto | Ekonomi
Klaster Pertama Sukses, Sanctuary kian Percaya Diri

Dok Sanctuary
Rumah contoh di Klaster Tanglin Parc, The Sanctuary Collection.

 

BADAI korona rupanya tak terlalu berpengaruh pada penjualan unit rumah di The Sanctuary Collection, tepatnya di klaster premium Tanglin Parc. Klaster yang baru diluncurkan pada Juli 2020 itu kini sudah terjual habis alias sold out sebanyak 160 unit.

Menurut Chief Operating Officer (COO) The Sanctuary Collection, Andreas Audyanto, hasil itu cukup di luar dugaan karena pihak pengembang sebetulnya menargetkan unit di klaster perdana itu akan terjual seluruhnya pada Februari 2021 mendatang.

"Tapi sekarang menjelang pertengahan Januari ternyata sudah sold out. Penjualan tahap pertama ini berhasil membukukan pendapatan (revenue) sebesar kurang lebih Rp520 miliar." kata pria yang akrab dipanggil Audy itu di Sentul, Bogor, Kamis (14/1). 

Pembangunan unitnya pun dari jadwal semula dimulai April 2021, dipercepat menjadi Januari. Artinya, proyek hunian tahap pertama itu saat ini sudah dimulai. Dengan demikian, Audy memastikan, serah terima unit juga akan lebih cepat.
 
Tidak hanya itu, keberhasilan penjualan kluster Tanglin Parc juga membuat manajemen The Sanctuary kian percaya diri untuk menggarap proyek selanjutnya. Audy mengatakan pada Februari nanti, pihaknya akan membuka klaster terbarunya, yakni Newton Spring. 

Konsep unit yang ditawarkan di Newton Spring sama dengan Tanglin Parc, tapi jumlah unitnya lebih sedikit, hanya 120 unit. Lahan yang sudah disiapkan untuk klaster kedua itu seluas 3,2 hektare di sisi selatan proek sebelumnya.

"Kelebihan dari proyek Newton Spring ini salah satunya pada lanskapnya dengan adanya sungai dangkal selebar 18 meter di dalam area kluster. Privasi juga akan lebih diutamakan," bebernya.

Diperkirakan Newton Spring akan mulai dibangun pada Agustus 2021 dan selesai dalam 15-18 bulan. "Rencana kami Agustus sudah bisa bangun dan kami harapkan klaster ini kembali mendapat sambutan positif dari masyarakat,” kata Audi.

Ia menambahkan, target revenue dari klaster Newton Spring sekitar Rp400-an miliar. Ia optimistis target itu dapat dicapai lantaran antusiasme masyarakat untuk membeli rumah di Sanctuary, dan di kawasan Sentul Selatan pada umumnya, masih tinggi. 

Dari pengelaman di klaster sebelumnya, Audy menyebut, pasar yang mengincar proyek di Sanctuary berusia 35-60 tahun. "Pembeli mayoritas berasal dari Jakarta Selatan, dan beberapa kota lainnya termasuk kawasan Sentul dan Bogor," ucapnya.  

The Sanctuary Collection dikembangkan oleh joint venture tiga perusahaan terkemuka, di atas lahan seluas 25 hektare. Tiga perusahaan itu ialah Perennial Real Estate Holdings Limited dan Qingjian Realty (South Pacific) Group Pte Ltd dari Singapura, dan Harita Group.

Dalam pembangunannya, The Sanctuary juga berkolaborasi dengan pihak-pihak ketiga, seperti konsultan desain dan arsitektur serta kontraktor yang dikenal punya ekspertis dalam pembangunan gedung maupun kawasan yang ikonik.

"Kolaborasi menjadi kunci sukses kami di proyek kluster tahap pertama, dan itu akan kami lanjutkan di proyek-proyek selanjutnya," kata Audy. (X-12)

Baca Juga

Ist

UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN Bank BJB

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 12:51 WIB
Di tengah wabah Covid-19 merebak dan memukul para pelaku UMKM, Kopi Seru mampu menunjukkan kinerja bisnis yang terus meningkat. Bahkan,...
Ist/Kementan

Kementan Terus Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 11:07 WIB
Penyuluh pertanian merupakan inti dari agent of change pembangunan pertanian. Karena itu, penyuluh pertanian harus hebat, harus mampu...
AFP/Adek Berry

PPKM Berlanjut, Garuda Masih Isi Penumpang Maksimal 70%

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 22 Januari 2021, 09:46 WIB
"Garuda tetap akan menerapkan distancing. Jadi, maksimal isian pesawat kita...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya