Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU usaha kecil diminta terus bertahan menjalankan usaha di tengah pandemi covid-19 meski keuntungan yang diperoleh berkurang.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan hal itu saat kembali menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) sebesar Rp2,4 juta kepada para pelaku usaha mikro dan kecil, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, kemarin.
“Saya mengharapkan yang ada di sini tidak menyerah, tetap bekerja keras dan berusaha keras agar usahanya bisa bertahan. Tidak apa-apa untungnya berkurang 50%, tapi jangan sampai tutup, jangan ada yang berhenti sampai nanti masuk ke keadaan normal,” katanya di depan puluhan pedagang kecil.
Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan optimisme pada satu titik semua aktivitas masyarakat akan kembali ke keadaan normal.
Kegiatan berusaha akan bisa normal kembali dengan dua syarat, yakni disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi.
“Tolong disampaikan kepada keluarga, tetangga, dan teman agar disiplin terhadap protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan sehabis kegiatan, jaga jarak seperti ini jangan masuk ke tempat yang kerumunannya padat,” imbau Presiden.
Terkait program vaksinasi, Presiden mengimbau masyarakat untuk tidak menolak vaksin.
Vaksinasi penting tak hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga menciptakan kekebalan komunal yang akhirnya melindungi semua orang.
“Jadi, kita harapkan nantinya 70% penduduk Indonesia itu divaksin untuk mencapai yang namanya kekebalan komunal, yang namanya herd immunity sehingga kita harapkan tidak ada yang tidak mau divaksin. Semuanya kita harapkan yang 70% semuanya mau divaksinasi,” tambah Jokowi.

Sumber: Kementerian Koperasi dan UMKM/BRI/Riset MI-NRC
Lebih lanjut, Presiden menyampaikan pemerintah berupaya keras memberi bantuan kepada masyarakat terdampak melalui sejumlah program bantuan sosial.
Salah satunya melalui bantuan modal yang telah digulirkan sejak Juli 2020 lalu.
Bantuan modal sebesar Rp2,4 juta yang diberikan kepada tiap pelaku usaha kecil itu untuk meringankan beban yang dialami akibat pandemi. Presiden berharap agar mereka mampu bertahan hingga nanti pandemi tertangani.
“Saya sudah bertemu dalam forum seperti ini sepuluh, dua puluh kali, sudah banyak sekali dan yang saya dengar keadaannya enggak beda jauh. Di Bogor, di Jakarta, di provinsi lain sama. Keadaan ini nanti akan bisa kembali normal kalau kita bisa menangani covid-19,” ucap Presiden. (Dhk/X-7)
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Roy pun memperlihatkan sebuah kertas yang menampilkan foto Jokowi berpelukan dengan Eggi Sudjana. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu memastikan foto tersebut palsu.
Refly mengaku baru dapat informasi bahwa saksi dan ahli meringankan itu dipanggil untuk diperiksa pada Selasa (20/1).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi bahkan, jika diperlukan, mencabut bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang anggotanya terlibat dalam aksi tawuran.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan evaluasi hingga pencabutan bansos bagi keluarga pelaku tawuran sebagai langkah tegas menekan aksi kekerasan di Jakarta.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk proaktif mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi guna menghindari informasi palsu.
Gaji guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tercatat hanya Rp300 ribu per bulan, menjadikannya salah satu isu yang paling disorot publik.
Transaksi judi online bagi 12.402 KPM bansos dengan kondisi tersebut sangat memprihatinkan.
Pemerintah kembali menyalurkan BLT Kesra 2025 senilai Rp900 bagi masyarakat berpenghasilan rendan (MBR) dan rentan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved