Jumat 08 Januari 2021, 15:07 WIB

Pandemi, Pengangguran Diprediksi Tambah 3,6 Juta

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Pandemi, Pengangguran Diprediksi Tambah 3,6 Juta

MI/Seno
Ilustrasi

 

JUMLAH angka pengangguran diprediksi bertambah 3,6 juta di tahun ini imbas pandemi covid-19. Hal itu disampaikan Ekonom senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Didik J. Rachbini.

"Pada 2021, terdapat pengangguran tambahan sebesar 1,1 juta orang sebagai akibat Covid 19 dan sekitar 2,6 juta orang angkatan kerja baru yang tidak terserap. Sehingga, tambahan pengangguran totalnya tahun 2021 sebesar 3,6 juta orang," jelas Didik dalam keterangan resminya, Jumat (8/1).

Didik mengatakan, pada masa pandemi sektor industri kesulitan mendapat tenaga yang kerja baru, sehingga

akan cenderung mempekerjakan tenaga kerja yang sebelumnya dirumahkan atau dikurangi jam kerjanya

"Masalah pengangguran ini menjadi faktor krusial dalam proses pemulihan ekonomi pada tahun 2021," jelas Didik

Baca juga : Indef : Jangan Mimpi Atasi Resesi Jika Covid-19 Tak Ditangani Baik

Selain itu dirinya juga memperkirakan tingkat kemiskinan 10,5 persen di tahun ini. Jumlah penduduk yang hampir miskin (near poor) diprediksi masih lebih banyak dari angka kemiskinan dengan garis batas kemiskinan yang rendah.

Tingkat pengangguran yang meningkat, kata Didik akan mendorong tambahan penduduk miskin baru, khususnya berasal dari kelompok diatas garis kemiskinan

"Program perlindungan sosial pada PEN membantu menjadi bantalan sosial untuk masyarakat," ucapnya.

Pada November 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah pengangguran periode Agustus 2020 mengalami peningkatan sebanyak 2,67 juta orang, menjadi sebesar 9,77 juta orang.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, imbas pandemi covid-19 membuat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia mengalami kenaikan dari 5,23 persen menjadi 7,07 persen. (OL-2)

 

Baca Juga

Dok. Kredivo

Kredivo Dapat Tambahan Kucuran Lini Kredit US$ 100 Juta dari VPC

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 03:00 WIB
CEO Kredio Umang Rustagi mengatakan, pendanaan lini kredit tersebut merupakan yang terbesar bagi Kredivo hingga saat...
Dok. Tokopedia

Dua Pelaku UMKM Bertema Budaya ini Sukses Manfaatkan Platform Digital

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 02:30 WIB
Demi meningkatkan penjualan, Caramia pun memanfaatkan platform digital. Dia mengungkapkan saat ini sekitar 60 persen penjualan Tioria by...
Dok. WOM Finance

WOM Finance Targetkan Rp5 Triliun dari Obligasi Berkelanjutan IV Tahap 1

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 01:30 WIB
Dana yang didapat dari obligasi akan digunakan sebagai modal kerja WOM Finance untuk menyalurkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya