Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGEMBANG asal Batam, Winner Group berupaya terus mengembangkan sayap bisnis dengan merambah pangsa pasar properti di luar Batam, Kepulauan Riau. Proyek properti akan digarap dengan konsep yang selalu berbeda, baik dari segi konsep produk, lokasi hingga segmen pasar yang dibidik.
Pada 2019 lalu Winner Group mulai merambah pangsa pasar properti di Jabodetabek. Menggandeng Sapta Group, Winner Group mengembangkan proyek township development Cibinong New City seluas 125 hektare, di Cibinong, Bogor. Winner Group dan Sapta Group saat ini juga sedang membangun Tangerang Smart City seluas 2.000 Ha serta sejumlah proyek lainnya di Jabodetabek.
Kini melalui kemitraan dengan beberapa perusahaan, Winner Group percaya diri berencana melepas proyek baru di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Winner Group akan mulai masuk ke Jawa Barat, Banten, dan Jakarta. Lalu merambah ke Balikpapan (Kalimantan Timur), Palembang (Sumatra Selatan), Pekan Baru (Riau), dan Padang (Sumatra Barat)
Dalam siaran pers, Kamis (7/12), CEO Winner Group Yusmen Liu mengatakan, sebagai langkah awal di 2021, mereka sedang menyiapkan proyek properti di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kota Balikpapan memang telah menjadi kawasan dengan prospek yang sangat bagus setelah pemerintah memutuskan ibu kota baru di Kalimantan.
"Mengapa Balikpapan? Karena kota ini merupakan pusat bisnis dan industri, pusat perekonomian terbesar di Kalimantan dan memiliki PDRB (produk domestik regional bruto) yang tinggi. Dari sisi kependudukan, Balikpapan juga merupakan kota terbesar kedua di Kalimantan Timur," tegas Yusmen.
Boleh dikatakan Balikpapan merupakan gerbang utama menuju Ibu Kota Indonesia yang baru, dengan keberadaan Pelabuhan Semayang dan Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, keduanya merupakan kawasan tersibuk di Kalimatan.
Yusmen menambahkan, di antara sektor–sektor pembentuk PDRB di Balikpapan, kontribusi sektor bangunan dan sektor perdagangan, hotel serta restoran sangat besar. Kota itu juga sedang giat membangun yang mengindikasikan meningkatnya pertumbuhan perekonomian di kota tersebut.
“Pengembangan usaha yang kami lakukan karena melihat potensi bisnis di Balikpapan masih tinggi, terlebih dengan perpindahan Ibu Kota negara baru ke Kalimantan Timur,” ujarnya.
Winner Group menggandeng Sapta Group dan Pintu Air Mas (PAM) Group melalui anak usahanya PT Karya Bersama Anugerah Tbk untuk mengembangkan dua proyek dengan lokasi berbeda di Balikpapan.
PT Karya Bersama Anugerah Tbk merupakan pengembang apartemen Green Valley yang terletak di pusat kota Balikpapan. Adapun PAM Group berpengalaman mengembangkan megaproyek Balikpapan Superblock seluas 17 hektar dan akan mengembangkannya lagi dengan total perluasan lahan mencapai 50 an hektare melalui reklamasi laut.
Sedangkan Winner Group, tahun 2020 merupakan era membanggakan karena mendapatkan beberapa penghargaan proyek melalui proyek Cibinong New City. Di saat pengembang ibu kota melirik potensi di daerah, bahkan ada yang tiarap karena dihantam pandemi, Winner Group malah mengembangkan proyek skala luas di Bogor dan Tangerang. (X-12)
Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menyebutkan akses terhadap infrastruktur transportasi massal menjadi pendorong kenaikan harga dan minat beli properti residensial.
Kemenangan CitraLand City CPI di level Asia Pacific Region menempatkan proyek ini sejajar dengan pengembangan properti kelas dunia dari negara-negara maju.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved