Senin 04 Januari 2021, 05:20 WIB

RI Siap Jadi Pemain Utama Mobil Listrik

M IQBAL AL MACHMUDI | Ekonomi
RI Siap Jadi Pemain Utama Mobil Listrik

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Karyawan mengganti baterai sepeda motor listrik di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), di Jakarta.

 

MENTERI BUMN Erick Thohir menegaskan Indonesia siap untuk menjadi pemain utama industri mobil listrik. Dia juga memastikan PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN siap mendukung penuh terwujudnya era kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia.

“Hari ini saya mencoba mengendarai mobil listrik dan mengecek kesiapan stasiun pengisian kendaraan listrik (charging station) di Bali. Mobil listrik ini sudah dicoba oleh tim PLN dari Jakarta ke Bali, yang apabila dengan bahan bakar minyak (BBM) ongkosnya Rp1,1 juta, maka dengan mobil listrik hanya Rp200 ribu. Hal ini tentunya sangat menghemat, terutama di saat pandemi seperti ini,” jelas Erick dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/1).

Dia mengatakan saat ini Indonesia mengimpor 1,5 juta barel per hari untuk BBM atau setara Rp200 triliun per tahun. “Mobil listrik adalah solusi untuk mengurangi berpindahnya devisa ke luar negeri,” tambahnya.

Erick menjelaskan bahwa mobil listrik punya banyak manfaat, bukan hanya manfaat bagi ekonomi, melainkan juga manfaat bagi lingkungan. Hal itu sejalan dengan misi pemerintah untuk mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

“Mobil listrik lebih ramah lingkungan. Emisi yang dihasilkan lebih rendah daripada kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak sehingga akan mengurangi polusi udara dan juga polusi suara. Bahkan PLN memberikan diskon 30% untuk isi daya di malam hari,” ungkap Erick.

Hal tersebut sudah sesuai dengan perintah Menteri BUMN ke PLN sejak awal agar memperbaiki layanan kepada masyarakat, juga mengubah strategi usaha sesuai dengan pola kehidupan masyarakat karena pandemi, yakni meng antisipasi pengembangan mobil listrik.

Saat ini PLN juga sudah masuk konsorsium BUMN yang membangun baterai listrik dengan Korea Selatan dan Tiongkok.

Dukungan PLN

Erick juga memastikan PLN siap mendukung penuh terwujudnya era kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia.

“Saya sudah mencoba sendiri mengisi baterai kendaraan dengan SPKLU, sangat mudah, sangat aman dan nyaman. Dengan adanya SPKLU ini pengguna dimudahkan untuk dapat melakukan perjalanan tanpa mengalami kendala atau kekhawatiran dalam melakukan pengisian ulang baterai mobil listrik,” ungkapnya.

Erick menegaskan PLN siap memenuhi kebutuhan pasokan listrik dan infrastruktur pendukungnya, termasuk SPKLU sebagai stasiun pengisian daya listriknya. Adapun untuk penyi apan infrastruktur charging, komposisinya 80% di rumah tangga dan 20% SPKLU di tempat-tempat umum.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menjelaskan bahwa hingga saat ini PLN telah mengoperasikan sekitar 20 unit SPKLU milik perseroan dan 2 unit SPKLU yang menjadi proyek percobaan dengan para mitra.

PLN juga meluncurkan platform digital charge.in, yang diharapkan dapat menjadi platform tunggal untuk seluruh SPKLU di Tanah Air.

“Era kendaraan listrik telah tiba dan kami pastikan penyediaan pasokan listrik dan berbagai infrastruktur kelistrikan seperti SPKLU akan kami siapkan,“ ucap Zulkifli.

Untuk menunjang penggunaan mobil listrik di Tol Trans-Jawa, saat ini PLN telah memiliki SPKLU di empat rest area di ruas tol tersebut. (Ant/E-3)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Kadin Maluku Deklarasikan Dukungan untuk Arsjad Rasjid

👤espian Nurhidayat 🕔Senin 17 Mei 2021, 19:19 WIB
Pada Sabtu (15/5) lalu, dukungan terbaru resmi didapatkan Presiden Direktur Indika Energy itu dari Kadin...
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

TKA Tiongkok yang Masuk Indonesia Pekerja Industri Strategis

👤Mediaindonesia 🕔Senin 17 Mei 2021, 19:15 WIB
Sesmenko Susi menyampaikan kedatangan TKA melalui udara akan difokuskan melalui Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi...
MI/Arnol Tanti

Usai Lebaran, Ngurah Rai Alami Trafik Penumpang Tertinggi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 17 Mei 2021, 19:01 WIB
PT Angkasa Pura I mencatat trafik penumpang di 15 bandara usai H+3 lebaran 2021, tepatnya pada Minggu (16/5) sebesar 7.358 pergerakan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Optimalkan Potensi Zakat, Ekonomi Bergerak

Berdasarkan data outlook zakat Indonesia pada 2021 yang dipublikasikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 triliun.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya