Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK beberapa tahun terakhir, banyak pengembang properti membangun proyek dengan konsep transit oriented development (TOD). Konsep TOD diartikan sebagai hunian yang berorientasi pada transit, karena dekat dengan simpul transportasi sehingga hunian dan simpul transportasi tersebut menjadi poin penting dalam pengembangan konsep TOD.
Tujuan pengembangan konsep properti TOD untuk meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi. Dalam konsep ini konsumen atau masyarakat akan dimudahkan dalam beraktivitas ke seluruh tempat dan simpul transportasi, termasuk bandara udara.
Fenomena TOD pun mendapat sambutan hangat dari konsumen properti. Salah satunya diungkapkan Nana, penghuni Vittoria Residence di kawaan Jalan Daan Mogot Raya, Jakarta Barat. Huniannya yang terhubung dengan Stasiun Commuterline Bojong Indah yang beroperasi sejak 1 Desember lalu, memudahkannya untuk beraktivitas.
Stasiun commuterline Bojong Indah merupakan bagian dari stasiun di ruas yang menghubungkan Stasiun commuterline Tangerang dan Stasiun commuterline Duri yang juga dilintasi ke Bandara Soekarno Hatta. Dan merupakan salah satu ruas penting di Jabodetabek yang sudah terintegrasi ke berbagai kawasan dan MRT serta Transjakarta.
"Pemilik unit, atau konsumen Vittoria Residence sangat diuntungkan, bisa memanfaatkan kereta atau commuterline dan juga Transjakarta. Sehingga ada dua pilihan moda transportasi penting di dekat apartemen,” kata Nana.
Vittoria Residence dikembangkan oleh Duta Indah Land melalui Luas keseluruhan proyek pengembangan Vittoria mencapai 1,2 hektare dengan luas area terbuka hijau mencapai 35%.
Baca juga : Gandeng Taspen, BP Tapera Muluskan Pengembalian Dana Taperum
Lokasi Apartemen Vittoria Residence yang strategis berada di jantung Jl Daan Mogot Raya membuat aksesibilitas ke ruas Tol JORR II juga cukup hanya dijangkau dalam hitungan menit, yaitu melalui pintu tol Cengkareng. Sehingga menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta perlu waktu 15 menit.
“Karena strategis, dari apartemen Vittoria Residence, penghuninya dapat mengakses tempat bekerja atau tempat rekreasi di Jakarta dengan mudah dan cepat. Dekat dengan pintu tol yang sudah terintegrasi dengan berbagai ruas tol yang ada di Jabodetabek,” jelas Vittoria Residence dalam keterangan tertulisnya.
Selain itu, dalam rencana pembangunan infrastruktur Jakarta, pada 2021 pembangunan MRT Jakarta Fase III yaitu rute Kalideres-Ujung Menteng rencananya juga akan melintas di ruas Jl Daan Mogot Raya, dan salah satu haltenya ada di depan Vittoria Residence.
Vittoria Residence saat ini menawarkan harga unit apartemen mulai dari Rp420 jutaan. Vittoria Residence dibagi dalam 3 tower yang memiliki ketinggian 25 lantai dengan 1 lantai basement, 5 lantai podium dan 19 lantai hunian. Tipe huniannya terdiri dari tipe studio, tipe 1 bedroom, tipe 2 bedroom, dan tipe 3 bedroom. Vittoria Residence dikembangkan dengan desain bergaya modern dan minimalis.
Memasuki akhir tahun, manajemen Vittoria Residence menawarkan promo antara lain Rp5 Juta langsung punya Unit, harga mulai dari Rp420 JT-an, cicilan mulai dari Rp 3 juta-an/bulan dengan didukung KPA dari sejumlah bank. (RO/OL-7)
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved