Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) melakukan penyesuaian jadwal operasional kerja sesuai pedoman Pemerintah terkait Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2020 dalam SKB Tiga Menteri.
BI tetap menyediakan infrastruktur bagi pelayanan transaksi perbankan untuk masyarakat dan dunia usaha jelang Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Dalam keterangan resmi BI disebutkan, Kegiatan operasional dibagi menjadi Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS), dan Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP).
Pada tanggal 21,22,23,28, dan 29 Desember 2020 kegiatan (operasional bank) Sistem BI-RTGS, BI-SSSS, dan BI-ETP diperpanjang 60 menit. Kemudian, pads 30 Desember 2020 kegiatan operasional Sistem BI-RTGS, BI-SSSS, dan BI-ETP diperpanjang 5 jam 30 menit,
Lalu pada 24, 25, 31 Desember 2020 dan 1 Januari 2021, kegiatan Layanan Sistem BI-RTGS, BI-SSSS, dan BI-ETP ditiadakan. Pada 4 Januari 2021, kegiatan layanan Sistem BI-RTGS, BI-SSSS, dan BI-ETP diadakan kembali sesuai jadwal normal yang berlaku. Khusus untuk Sistem BI-RTGS dimulai lebih awal dari sebelumnya pukul 06.30 WIB menjadi pukul 06.00 WIB.
Baca juga : Bank Syariah Indonesia, Bank Baru Hasil Merger
BI juga menetapkan jadwal Kegiatan Operasional Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), pada 21,22,23,28, dan 29 Desember 2020 diperpanjang 60 menit.
Untuk layanan Kliring Warkat Debit, Penagihan Reguler, dan Pembayaran Reguler diadakan sesuai dengan jadwal normal yang berlaku. BI juga menyebut, penyediaan dana awal (minimum prefund) untuk kliring debit diadakan sesuai dengan jadwal normal yang berlaku.
Pada 24,25, 31 Desember 2020 dan 1 Januari 2021, kegiatan Layanan SKNBI ditiadakan. Lalu, pada 4 Januari 2021, kegiatan Layanan SKNBI diadakan kembali sesuai jadwal normal yang berlaku, kecuali untuk layanan transfer dana dimulai lebih awal dari sebelumnya pukul 06.30 WIB menjadi pukul 06.00 WIB.
Untuk layanan kas beroperasi pada 21, 22, 23, 28 Desember 2020 dan 4 Januari 2021. Kegiatan layanan kas itu termasuk penukaran UPK 75 RI,
Sedangkan, untuk transaksi operasi moneter rupiah dan valas pada 24-25 Desember 2020, seluruh kegiatan itu ditiadakan. Namun, pada 28-30 Desember 2020, seluruh kegiatan Operasi Moneter Rupiah dan Valas berjalan normal. Tanggal 31 Desember 2020-1 Januari 2021, seluruh kegiatan Operasi Moneter Rupiah dan Valas ditiadakan. (OL-2)
Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate di level 4,75%. Gubernur BI Perry Warjiyo soroti lambatnya penurunan suku bunga kredit perbankan di awal 2026.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar Rupiah saat ini undervalued. Gubernur BI Perry Warjiyo siapkan strategi intervensi pasar NDF & Spot untuk stabilisasi.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia menahan BI-Rate di 4,75% untuk stabilkan rupiah di tengah gejolak global. Rupiah Rp16.880 per dolar AS, BI nilai masih undervalued.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% bulan ini menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved