Kamis 10 Desember 2020, 16:36 WIB

ADB Ubah Proyeksi Ekonomi RI Jadi Minus 2,2% pada 2020

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
ADB Ubah Proyeksi Ekonomi RI Jadi Minus 2,2% pada 2020

Antara/Galih Pradipta
Foto udara ruas jalan Tol Cawang-Grogol, Jakarta.

 

ASIAN Development Bank (ADB) mengoreksi proyeksi ekonomi Indonesia pada 2020 minus 2,2%. Besaran itu lebih rendah dari proyeksi sebelumnya, yakni ekonomi Indonesia minus 1,0%.

Revisi pertumbuhan ekonomi mempertimbangkan situasi terkini, yang terdampak pandemi covid-19. “Sekarang diproyeksikan untuk pulih pada tingkat yang lebih lambat dari yang kami publikasikan pada September. Ekonomi Indoneisa akan terkontraksi 2,2% pada tahun ini,” ujar ekonom ADB untuk Indonesia Emma Allen dalam diskusi virtual, Kamis (10/12).

Pemulihan ekonomi Indonesia dinilai berjalan lambat dan tidak sesuai dengan ekspektasi ADB. Hal itu dipicu pembalikan tiga kontributor perekonomian Indonesia, yakni konsumsi, investasi dan perdagangan.

Baca juga: Inklusi Keuangan RI Masih Rendah, Presiden: Pakai Cara Inovatif

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia sejatinya mengalami penurunan sejak kuartal I 2020 sebesar 2,97%. Kemudian, kinerja ekonomi domestik semakin merosot pada kuartal II 2020, yakni minus 5,32%. Pada kuartal III 2020, ekonomi Indonesia merangkak pulih menjadi minus 3,49%.

“Karena penurunan sebelumnya untuk seluruh basis, seperti investasi, konsumsi dan perdagangan, ekonomi terkontraksi sebesar 2% dari tahun ke tahun dalam tiga kuartal pertama 2020. Itu dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019,” imbuh Emma.

Selain itu, ADB juga mengoreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021. Sebelumnya, ADB memproyeksikan ekonomi Indonesia akan melejit di angka 5,3%. Namun, perkiraan itu diubah mengikuti revisi pertumbuhan ekonomi tahun ini, yakni 4,5% pada 2021.

Baca juga: BI: Generasi Milenial Jadi Kekuatan Baru Ekonomi

Pada tahun depan, ADB memperkirakan ada perbaikan pada sisi konsumsi swasta. Hal itu dipengaruhi percepatan penanganan pandemi covid-19 yang dilakukan pemerintah. Menurut Emma, penanganan pandemi menjadi kunci untuk memperbaiki kepercayaan masyarakat dan investor.

Adapun perbaikan kinerja ekspor juga akan berkontribusi terhadap capaian Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. ADB memandang kinerja ekspor akan membaik, seiring dengan meningkatnya kapasitas industri manufaktur di Tanah Air.(OL-11)

Baca Juga

Antara

Menhub Dorong Perusahaan Produksi Kendaraan Berbasis Motor Listrik

👤Ant 🕔Minggu 23 Januari 2022, 23:24 WIB
Kemenhub juga mendorong penyedia jasa kendaraan untuk publik menggunakan kendaraan...
DOK Pribadi.

2022 Diyakini sebagai Tahun Kebangkitan Properti

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 23:16 WIB
Pasalnya, Jakarta tetap akan menjadi pusat ekonomi dan bisnis. Apalagi pembangunan infrastruktur tetap berjalan seperti kereta cepat, MRT,...
Antara/Dhemas Reviyanto

Aliran Keluar Modal Asing dari Indonesia DIprediksi Hanya Berlangsung Singkat 

👤Despian Nurhidayat 🕔Minggu 23 Januari 2022, 21:30 WIB
Lebih lanjut, Josua menjelaskan, aliran modal asing yang keluar secara khusus berlangsung di pasar SBN, mengingat di pasar saham masih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya