Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pada 2021, pemerintah akan membelanjakan Rp2.750 triliun dari APBN 2021. Anggaran ini terutama akan difokuskan untuk belanja yang bertujuan melanjutkan program penanganan covid-19 dan vaksinasi.
"Tapi kita juga akan terus mendukung beberapa program perlindungan sosial dan program untuk membantu sektoral serta daerah untuk pulih dari covid-19," ungkapnya dalam konferensi pers secara daring, Selasa (1/12).
Sri Mulyani menegaskan, APBN 2021 juga akan mendukung reformasi sektor penerimaan negara. Pasalnya hal ini dikatakan sangat penting bagi Indonesia untuk kembalikan konsolidasi dan kesehatan APBN.
"Dari sisi pembiayaan, dengan defisit 5,7% atau Rp1.006 triliun untuk APBN 2021, kita akan fokus untuk pengelolaan pembiayaan secara prudent termasuk untuk tetap mendukung restrukturisasi dari BUMN, peningkatan akses modal UMKM dan UMI serta dukungan terhadap pendidikan terutama pendidikan tinggi," lanjut Sri Mulyani.
Dari alokasi APBN 2021 sebesar Rp2.750 triliun ini, untuk bidang pendidikan dialokasikan Rp550 triliun. Alokasi ini dikatakan menjadi yang terbesar dibandingkan bidang lain di mana mencapai 20% dari total APBN 2021.
Untuk bidang kesehatan, dialokasikan Rp169,7 triliun, perlindungan sosial dialokasikan Rp408,8 triliun, infrastruktur akan meningkat kembali menjadi Rp417,4 triliun, untuk bidang ketahanan pangan Rp99 triliun, pariwisata Rp14,2 triliun dan bidang untuk pembangunan TIK mencapai Rp26 triliun.
Baca juga : Menkeu: 214.097 Permohonan Insentif Pajak Telah Disetujui
"Presiden juga telah menginstruksikan kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk perlindungan sosial bisa dilakukan seawal mungkin. Jadi program-program perlindungan sosial akan dilakukan Januari 2021," tuturnya.
"Juga belanja modal diinstruksikan ke seluruh K/L, dengan Dipa yang sudah diterima, bisa melakukan untuk procurement secepat mungkin bahkan sebelum APBN dimulai sehingga pelaksanaan program juga bisa dimulai pada Januari 2021," sambung Sri Mulyani.
Dengan Dipa yang sudah diserahkan pada 25 November 2020 kemarin, lanjut Sri Mulyani, pemerintah saat ini mendukung seluruh K/L dalam persiapan pelaksanaan program 2021.
Tentunya untuk daerah, pemerintah juga dikatakan akan melakukan transfer dengan segera. Hal ini dilakukan sehingga nantinya DAK fisik bisa membantu pemulihan ekonomi selain anggaran yang dilakukan K/L dari pemerintah pusat.
"Untuk APBN 2021, karena ketidakpastian masih tinggi akibat covid-19, kita juga sudah meminta KL untuk tetap fleksibel dalam hal fokus untuk bansos atau manfaat yang langsung bisa dinikmati masyarakat. Karena ini merupakan tantangan paling besar. Tentu transparansi, akuntabilitas dan tidak ada korupsi," pungkasnya. (OL-7)
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penerima atau awardee beasiswa LPDP harus menghormati Indonesia dan rakyat Indonesia. I
Kemenkeu ungkap 44 alumni LPDP belum kembali ke RI. Menkeu Purbaya tegaskan sanksi berat berupa pengembalian dana plus bunga hingga blacklist permanen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
Penyidik mendalami peran konsultan dalam menjembatani komunikasi wajib pajak dengan petugas.
Ruang fiskal pemerintah kian terbatas seiring meningkatnya posisi utang hingga Rp9.637,90 triliun per 31 Desember 2025 atau setara 40,46 persen terhadap produk domestik bruto (PDB)
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk mengelola ekonomi secara pruden dengan mengusung kebijakan yang pro-pertumbuhan dan pro-rakyat. T
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved