Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) menyatakan penyaluran dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar102.500unit untuk tahun ini.
Tercatat per Senin (23/11), dana FLPP telah disalurkan sebanyak103.230unit senilai Rp10,58 triliun atau 100,71% dari target yang ditetapkan pemerintah.
Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin optimistis di sisa tahun anggaran 2020 ini pihaknya akan menyalurkan hingga 110 ribuan unit. Dia pun memberikan apresiasi kepada bank pelaksana yang sudah bekerja optimal dalam menyalurkan dana FLPP.
"Sisa anggaran yang masih ada akan segera direalisasikan lagi sehingga penyaluran tahun ini berada di atas target yang ditetapkan," ujar Arief dalam keterangan resmi, belum lama ini.
Selain itu, PPDPP menyatakan akan terus berinovasi dan menyempurnakan aplikasi serta inovasi yang telah dikembangkan.
"Ke depan PPDPP akan menjadikan Sikasep sebagai aplikasi yang bisa memberikan informasi-informasi yang berharga kepada masyarakat terkait dengan perumahan dan pembiayaan perumahan sehingga sebelum masyarakat teregister, mereka bisa melihat terlebih dahulu berbagai informasi terkait dengan perumahan," ujar Arief.
Hingga Senin pukul 14.47 WIB berdasarkandasbor management control Sikasep, sebanyak103.230debitur telah menikmati dana FLPP. Sebanyak255.449calon debitur telah mengakses aplikasi Sikasep,107.085calon debitur telah lolos cek subsidi, dan 7.276 calon debitur berada dalam proses verifikasi bank.
"Dalam rangka percepatan pelayanan kepada masyarakat mengingat tingginya target penyaluran FLPP pada 2021 sebesar157.500 unit, kita akan terus melakukan perbaikan dan pembenahan sehingga tidak ada lagi celah kekurangan dalam pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Ifa/S-2)
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved