Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN IHSG cukup berfluktuatif menjelang rilis data current account kuartal III pada Selasa pekan ini. Berdasarkan konsensus yang dihimpun oleh tradingeconomics, defisit neraca perdagangan diproyeksikan mengecil. Ini menjadi harapan bagi para pelaku pasar. Membaiknya defisit neraca perdagangan diharapkan menjadi katalis pada kekuatan fundamental dalam negeri. Meskipun demikian, sejumlah ekonom memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2020 masih berpotensi tumbuh negatif.
Dalam kondisi pandemi terjadi, ekonomi tidak akan mungkin beroperasi 100% karena adanya protokol kesehatan. Game changer-nya adalah vaksin. Tetapi pemerintah juga harus bersiap seandainya proses vaksin memakan waktu, termasuk distribusinya. Adanya tekanan pada pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 dimana anggaran program pemulihan ekonomi nasional saat ini juga belum mencapai 60%, sehingga hal tersebut dinilai menjadi tekanan pada daya beli masyarakat yang memang belum pulih hingga kuartal III 2020.
"Oleh sebab itu kami melihat, dengan adanya sentiment vaksin yang muncul di Amerika, hal ini akan menjadi sebuah daya tarik sendiri bagi perbaikan daya beli masyarakat khususnya dalam menatap liburan akhir tahun dan 2021 mendatang," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Selasa (10/11).
baca juga: Wall Street Dibuka Melonjak, Indeks Dow Jones Naik
Vaksin merah putih dari Indonesia pun sejauh ini masih belum ada informasi lebih lanjut, sehingga hal ini akan membuat masyarakat masih khawatir untuk mendorong keinginan untuk belanjanya ditengah situasi dan kondisi saat ini. Pfizer dan Moderna diharapkan akan menjadi salah satu dorongan baru bagi ekspektasi dan harapan akan perbaikan ekonomi dan daya beli masyarakat, didukung oleh program dari pemerintah.
Berdasarkan analisa teknikal, saat ini IHSG memiliki peluang bergerak bervariatif dengan potensi menguat dan ditradingkan pada level 5.317-5.394.
"Setelah Biden, vaksin akan mencoba memberikan kekuatan kedua bagi IHSG. Namun tetap hati-hati, karena ini akan menjadi moment yang tepat untuk profit taking," kata Nico. (OL-3)
IHSG ditutup turun 0,37% ke level 7.362,12 pada Kamis (12/3/2026). Volatilitas harga minyak Brent dan WTI imbas konflik Iran-Israel jadi pemicu utama.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
IHSG ditutup melemah 0,69% ke level 7.389 pada Rabu (11/3). Investor cenderung profit taking dan short-term trading jelang libur panjang Lebaran 2026.
IHSG hari ini Rabu (11/3/2026) dibuka menguat 43,86 poin ke level 7.484,77. Sentimen positif datang dari meredanya konflik Timur Tengah dan turunnya harga minyak.
IHSG ditutup menguat 1,41% ke level 7.440,91 pada 10 Maret 2026. Dipicu koreksi harga minyak global dan data penjualan ritel domestik yang melonjak 5,7%.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved