Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak global dan emas dilaporkan naik untuk hari ketiga pasca terpilihnya Joe Biden dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.
Dilansir Bloomberg, harga minyak dunia naik menuju US$38 per barel. Minyak mentah berjangka di New York naik 2,2% dan spot emas naik 0,1% di tengah kenaikan saham Asia.
"Harapan dari pemerintahan Biden yang lebih dapat diprediksi dan stabil, serta harapan dari paket stimulus, mendorong harga minyak lebih tinggi bersama dengan emas," kata Will Sungchil Yun, analis komoditas senior di VI Investment Corp, Senin (9/11).
Minyak berjangka West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember naik 80 sen menjadi US$37,94 per barel di New York Mercantile Exchange. Brent untuk pengiriman Januari naik 1,9% menjadi US$40,18 di bursa ICE Futures Europe setelah kehilangan 3,6% di sesi sebelumnya. Untuk spot emas naik 0,1% menjadi US$ 1,954,09 per ounce.
"Namun, harga yang bergejolak akan berlanjut dalam jangka panjang dengan Trump berpotensi menunda seluruh proses dan kebangkitan virus korona yang terjadi di Eropa," ucap Will.
Bloomberg juga mengabarkan, pejabat dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan produsen sekutu menawarkan dukungan untuk peninjauan dan penundaan rencana kelompok tersebut untuk membatalkan pembatasan produksi minyak.
Investor menilai kepemimpinan Biden berimplikasi pada kebijakan luar negeri AS dan sikap terhadap Tiongkok serta produsen minyak di Iran dan Venezuela.
Potensi perubahan arah dari pendekatan "America First" yang agresif dari Trump dapat meningkatkan hubungan dengan sekutu. Biden juga menjanjikan serangkaian tindakan pada hari pertama menjabat, termasuk bergabung kembali dengan kesepakatan iklim Paris.
Di Asia, pembelian minyak asing oleh Tiongkok merosot ke level terendah dari enam bulan lalu, bahkan ketika impor keseluruhan terlihat naik 10% karena menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat. Wilayah ini disebut tetap menjadi benteng melawan permintaan minyak yang goyah di seluruh dunia karena virus menyebar tanpa henti di AS dan Eropa. (E-2)
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai lonjakan harga minyak mentah hingga 82 dolar AS per barel tidak lepas dari eskalasi konflik di Timur Tengah
Konflik yang semakin memanas antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat tidak hanya menjadi isu politik, tetapi telah memasuki ranah ekonomi global.
Analis pasar modal Hendra Wardana memperingatkan IHSG berpotensi melemah pekan depan akibat eskalasi konflik Iran, AS, dan Israel.
KETEGANGAN geopolitik antara Iran dan Israel dinilai berisiko memicu lonjakan harga minyak global.
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
IHSG tertekan tajam 2,65% pada 2 Maret 2026 akibat eskalasi konflik AS-Iran yang memicu lonjakan harga minyak dan emas.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 2 Maret 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 218,65 poin atau 2,66 persen ke posisi 8.016,83.
Update harga emas Antam hari ini Jumat 20 Februari 2026 naik tipis. Cek rincian harga per gram, buyback, dan analisis pasar global di sini.
PT Pegadaian berhasil menorehkan kinerja positif di tahun 2025 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp8,34 triliun.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Update harga emas Antam hari ini Senin 16 Februari 2026. Harga 1 gram mencapai Rp2.954.000. Simak rincian harga buyback dan analisis pasar global di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved