Jumat 06 November 2020, 09:43 WIB

Produksi Durian Menggeliat, Indonesia Bisa Menjadi Pemain Utama

mediaindonesia.com | Ekonomi
Produksi Durian Menggeliat, Indonesia Bisa Menjadi Pemain Utama

Ist/Kementan
Mentan Syahrul Yasin Limpo saat mengunjungi perkebunan durian di Kota Bogor, Jawa Barat.

 

INDONESIA yang terletak di Katulistiwa dianugerahi plasma nutfah yang melimpah. Salah satunya adalah buah tropis seperti durian  yang dikenal dengan julukan Raja Buah. Di kawasan Asia Tenggara, buah yang berasal dari Kalimantan ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Di antara buah tropis lainnya, harga jual durian pun cukup menjanjikan. 

Selain menjadi primadona di pasar niaga, daya tarik durian yang mampu mencuri perhatian adalah kandungan belerang (sulfuric smell) terlebih ketika durian matang dengan aromanya yang khas.

Saat mengunjungi salah satu kebun durian di Kota Bogor, Jawa Barat, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, meminta produksi durian ditingkatkan. 

“Durian adalah buah unggulan Indonesia yang memiliki pangsa pasar lokal dan internasional. Buah ini laku keras karena memiliki penggemar yang sangat luas,” ungkap Mentan Syahrul.

Data Badan Pusat Statistik, produksi durian tahun 2019 mencapai 1,16 juta ton naik 1,6% dari tahun sebelumnya. Menurut Sekretaris  Yayasan Durian Indonesia (YDI), Iwan Subakti, kenaikan tersebut  tidak dibarengi dengan kenaikan mutu, sehingga nilai jualnya menurun, khususnya untuk durian lokal yang minim mendapatkan perawatan.

“Perlakuan panen yang tidak baik akan menghasilkan penurunan jumlah dan kualitas durian. Hal ini cenderung mengarah pada durian lokal yang diborongkan, yang akan dipanen serentak baik tua maupun muda dengan sistem ditarik bukan dipetik,” kata Iwan saat dihubungi, Rabu (4/11).

Luka bekas sayatan pada kulit pohon durian karena tarikan itu menurut Iwan biasanya menyebabkan bunga tidak muncul kembali. Dengan demikian lambat laun produksi akan menurun juga.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kuntoro Boga Andri menyampaikan bahwa secara makro berdasarkan data BPS, pada kurun waktu 4 tahun terakhir, trend produksi buah nasional mengalami peningkatan. 

“Tahun 2019 misalnya, produksi buah-buahan lokal Indonesia mencapai 22,5 juta ton atau naik 4,8 persen jika dibanding tahun 2018. Bahkan jenis buah-buahan tahunan menjadi komoditas terbesar ketiga setelah kopi dan tanaman obat. Nilai ekspornya kurang lebih mencapai US$140.228,90.

Lima tahun belakangan ini, Kuntoro menjelaskan bahwa kebun durian di Indonesia mulai menggeliat. dari kebun skala kecil sekarang sudah merambah kebun dengan luasan ratusan hektar. Di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi sudah terlihat kemunculan kebun-kebun skala besar. 

“Dengan berjalannya waktu bisa saja Indonesia menjadi pemain utama durian ini. Tapi, jika kita bicara budidaya durian, pasti akan mengacu pada dua hal. Pertama hutan durian dengan durian lokalnya yang memang sangat banyak dan yang kedua adalah kebun durian yang mulai ditata budidayanya,” ungkapnya.

Pada kebun durian yang dikelola secara budidaya ini, mengakui kita (Indonesia) masih bersaing dengan Malaysia dan Thailand. Mereka, menurut Kuntoro sudah lama berkebun durian dengan menggunakan pemilihan klon unggulan, jarak tanam yang diatur, pemupukan vegetatif dan generatif serta pemakaian irigasi untuk pengairan tanaman durian.

Iwan Subakti bersama YDI sekarang aktif mengurus berberapa kebun durian di Jawa Tengah, Jawa Barat juga di Banten untuk menjadi contoh kebun durian yang baik sehingga dapat diadopsi bagi petani durian yang lain. 

Untuk diketahui, Indonesia menurut Iwan sudah mengekspor durian mulai durian fresh, durian kupas dan daging durian yang dibekukan dengan nitrogen cair. Salah satu negara tujuannya adalah Malaysia.(RO/OL-09)

Baca Juga

MI/ Andri Widyanto

Kemenhub Wacanakan Vaksinasi bagi Pemudik Darat

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 11 Mei 2021, 01:10 WIB
Menurut catatan Kemenhub, sebanyak 22% atau sekitar 3,6 juta pemudik akan balik pada H+2 lebaran atau tepatnya pada 15...
Antara

Sandiaga akan Buka Perjalanan Bebas Covid-19 Sanur- Gili Trawangan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 11 Mei 2021, 00:30 WIB
Gili Trawangan dianggap sudah masuk zona hijau penularan covid-19 sehingga bisa dihubungkan kawasan wisata zona lainnya seperti yang ada di...
Dok. Bank Syariah Indonesia

Kerja Sama BSI dan Sinarmas Mudahkan Milenial Miliki Hunian

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 10 Mei 2021, 23:16 WIB
BSI dan Sinarmas Land bertekad mendorong pertumbuhan sektor properti melalui berbagai kemudahan yang dihadirkan bagi masyarakat dalam...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Transformasi Kota Tua

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bergandengan tangan bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya