Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup flat, cenderung terkontraksi tipis 4,63 poin (-0,09%) pada level 5.091,81. Tercatat aksi jual bersih asing sebesar Rp262,45 miliar. Dalam sepekan jual bersih asing mencapai Rp1,4 triliun dan sepanjang tahun (year to date) sebesar Rp53,31 triliun.
Namun ditekankan Presiden Direktur CSA Institute, Aria Santoso, investor asing tidak benar-benar keluar dari penempatan saham di Indonesia. Capital outflow kembali ke negara-negara asing hanya terjadi sementara dan likuiditas akan masuk lagi ke emerging market, termasuk ke Indonesia.
Dia mengambil contoh pada salah satu emiten BUMN yang dikuasai sebagian besar oleh pemerintah. Dari porsi publiknya sekitar 40%, terlihat dominasi asing masih pada kisaran 79%-80% sejak 2003-2016.
Selanjutnya pada 2016-2018, dari komposisi 43,25% saham publik emiten tersebut, asing mendominasi 34,38% dan domestik 8,87%.
"Jadi pada emiten-emiten dengan kriteria sehat, earning positif, dan menghasilkan keuntungan, investor asing tidak akan keluar. Mereka punya aliran dana cukup kuat dan masih stay di Indonesia untuk jangka panjang. Pasalnya asing memahami dengan baik bahwa Indonesia menarik untuk tempat investasi. Jadi tidak perlu terlalu panik atau latah ketika jangka pendek asing keluar di jangka pendek. Itu biasa," kata Aria Santoso, dalam Seminar Analis Pasar Modal Outlook Investasi 2021, Kamis (22/10). (OL-14)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot tajam dalam dua hari terakhir akan dijadikan sebagai momentum oleh pemerintah untuk mereformasi regulasi pasar modal.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa turut buka suara terkait dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan yang mencapai 8%.
Analis Goldman Sachs Group menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi underweight seiring meningkatnya kekhawatiran terkait kelayakan investasi yang disorot MSCI.
BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada Kamis, 29 Januari 2026, menyusul penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.
IHSG hari ini, Kamis 29 Januari 2026, kembali ambruk lebih dari 5% akibat panic selling pasca pengumuman MSCI. Cek data lengkap dan analisis dampaknya terhadap Rupiah.
Data lengkap sejarah trading halt di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari krisis 2008, pandemi 2020, hingga insiden terbaru 2026. Simak tabel kronologis dan pemicunya.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan melakukan pembelian kembali saham perseroan (shares buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Analis Goldman Sachs Group menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi underweight seiring meningkatnya kekhawatiran terkait kelayakan investasi yang disorot MSCI.
BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada Kamis, 29 Januari 2026, menyusul penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.
Masuknya aliran dana asing ke saham ini mengindikasikan adanya sentimen spesifik yang membuat emiten ini tetap dilirik di tengah volatilitas pasar.
Trading halt adalah pembekuan sementara perdagangan saham. Simak penyebab, mekanisme circuit breaker, dan aturan terbaru BEI 2026 di sini.
Sentimen negatif dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rebalancing indeks saham Indonesia cenderung bersifat jangka pendek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved