Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Hasan Fawzi, menjelaskan pandemi tidak menyurutkan sisi supply dan demand. Sepanjang 2020 sampai Jumat (2/10), realisasi pengumpulan dana di pasar modal berjumlah total Rp 77,62 triliun. Kapitalisasi pasar modal sepanjang tahun 2020 hingga Jumat (2/10) tercatat Rp 5.730 triliun.
Ini berasal dari 46 perusahaan yang melantai di bursa melalui IPO, dengan total nilai pengumpulan dana sebesar Rp 5,32 triliun, dari Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) serta waran terkumpul Rp 6,16 triliun, terbitnya banyak sukuk baru terutama dari sisi korporasi yang di tengah pandemi membutuhkan alternatif pendanaan yaitu obligasi/sukuk yang terbit sebanyak 83 emisi dengan total pengumpulan dana Rp 65,74 triliun. Dari penerbitan Efek Beragun Aset (EBA) terkumpul dana Rp 451,25 miliar.
"Sudah lebih dari Rp 77 triliun (Rp 77,62 triliun) pengumpulan dana yang berhasil dilakukan di pasar modal Indonesia," kata Hasan dalam Media Workshop Perbankan Syariah dengan tema "Memacu Literasi Keuangan Syariah Mendorong Pemulihan Nasional", secara virtual, Senin, (5/10).
Baca juga : Pasar Fokus pada Sentimen dari AS
Di tengah masa pandemi, memang pasar modal di Indonesia mengalami tekanan, baik konvensional maupun syariah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hingga -21%.
Namun untuk penggemar investasi jangka panjang 10 tahun, dari kinerja per (1/10) IHSG masih memberikan potensi keuntungan yang cukup tinggi yaitu 96,11%, masih di atas pasar modal Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.
"Gejolak saham yang dialami pasar modal seluruh dunia termasuk IHSG tertekan paling dalam saat Maret lalu, kemudian bertahap mengalami pemulihan sampai Oktober ini kembali pada level 4.900an," tukas Hasan. (OL-2)
BEI mematok target masuk 10 besar bursa global dalam Masterplan 2026-2030. IHSG awal tahun tembus level 8.700 dengan target transaksi harian Rp15 triliun.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan terpilih mampu menindak tegas praktik manipulasi harga saham atau aksi goreng saham.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
PASAR modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid dan berbagai capaian signifikan, seiring optimisme menyongsong tahun 2026.
BEI mengungkapkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) sebanyak 24 kali pada 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Keterbatasan pada aspek kemasan, pengelolaan merek, dan strategi pemasaran membuat produk unggulan desa tersebut belum mampu bersaing di pasar modern maupun digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved