Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR CECT Trisakti dan MM Suistanability, Maria R Nindita Radyati, memaparkan dampak Covid-19 pada industri perkebunan terutama kelapa sawit.
"Persoalan dunia saat ini yakni wabah Covid-19 berpengaruh kepada bisnis dan kemitraan. Selain itu, ada juga masalah perubahan iklim," kata Maria saat webinar Indonesia Bicara bertajuk Inti Plasma Sektor Perkebunan yang diadakan Media Indonesia, Rabu (30/9).
Baca juga: Lebih dari 2.000 Bencana Terjadi Hingga Akhir September 2020
Menurutnya, kemitraan inti plasma harus sesuai dengan klien yang ada akan mempengaruhi pada value chain sektor perkebunan. "Seperti faktor input yakni bahan baku dan lainnya yang berpengaruh pada produksi," ucapnya.
Kemudian, mempengaruhi produk yang akan dijual dan marketing karena Covid-19 akan menjadi sulit keterbatasan mobilitas masyarakat.
"Sehingga mau tidak mau sangat tergantung digital marketing untuk menjual produk pertanian melalui digital," jelasnya.
Selain itu, ada pola konsumsi yang berubah. Food industri akan semakin kuat ke depannya karena work from home (WFH) semua orang mulai memasak di rumah, sehingga perlahan indutri makanan akan berkembang.
Maria juga menyoroti perubahan iklim yang terjadi sehingga banyak terjadi kebakaran di hutan dan kebun sawit serta perubahan cuaca yang tidak menentu. (OL-6)
Setelah diproduksi, minyak mentah bagian milik negara harus diserahkan kepada Pertamina.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved