Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto, menilai peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu diperkuatkan karena untuk memperkuat komunikasi antar entitas dalam pengawasan sektor keuangan.
"Pengawasan sektor keuangan menjadi buruk apabila tidak adanya pengawas yang entitas dan integratif sehingga muncul permasalahan komunikasi. Karena OJK dibentuk untuk mengatasi permasalahan komunikasi," kata Eko saat webinar bertajuk Masa Depan Pengawasan Terintegritasi Sektor Keuangan yang diadakan Infobank, Selasa (22/9).
Selain itu, pada saat ini terjadinya kompleksitas dinamika di sektor jasa keuangan baik bank dan non bank serta pasar modal membuat kehadiran OJK diperlukan.
"OJK merupakan wasit yang adil yang harus bertindak transparan, adil, dan independen dalam menjaga kompetisi maupun interelasi antar entitas sektor jasa keuangan," ujar Eko.
Sehingga, lanjut Eko, desain ideal pemisahan antara kewenangan pengaturan sektor moneter dengan sektor jasa keuangan diharapkan bisa membuat kedua sektor tersebut fokus terlibat untuk membesarkan perekonomian Indonesia secara lebih baik dan optimal.
"Sektor moneter dengan sektor jasa keuangan harus dipisah, hal itu menunjukkan bahwa tidak perlu lagi adanya wacana dewan moneter dan sejenisnya karena indepedensi Bank Indonesia sudah dalam kebijakan moneter bukan kebijakan lain," jelasnya.
Peran OJK sendiri dinilai sangat diperlukan hanya perlu diperkuat dengan instrumen yang membuat kuat dan pengawasannya menjadi lebih integratif. (Iam/OL-09)
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved