Senin 21 September 2020, 07:30 WIB

Tambah O-Ranger, Pos Indonesia Makin Kuat Garap Bisnis Kiriman 

mediaindonesia.com | Ekonomi
Tambah O-Ranger, Pos Indonesia Makin Kuat Garap Bisnis Kiriman 

Ist
O-Ranger PT Pos Indonesia.

 

FOTO : PT Pos Indonesia (Persero) melakukan penguatan tenaga kerja kurir O-Ranger untuk memaksimalkan layanan kiriman di aplikasi QPOSinAja.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PT Pos Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya sebagai perusahaan kiriman terdepan di Indonesia, melalui penambahan resource tenaga kerja kurir atau O-Ranger. 

Komitmen Pos Indonesia menambah tenaga O-Ranger seiring inovasi layanan kiriman yang terus dikembangkan Pos Indonesia. Di mana, Pos Indonesia telah mendigitalisasi layanan kiriman melalui aplikasi QPOSinAja. 

Pada aplikasi ini, konsumen bisa melakukan online booking, melakukan kiriman tanpa keluar rumah, serta berbagai fitur kemudahan pembayaran. Terbaru, Pos Indonesia meluncurkan layanan kurir real time Q9 Plus. Sebuah layanan kiriman yang menawarkan pengantaran maksimal 3 jam di dalam kota. 

"Sebenarnya penambahan SDM O-Ranger telah kami lakukan sejak dua tahun lalu. Jumlahnya sekarang sudah mencapai 1.350 an lebih, tersebar di seluruh Indonesia," kata Vice Presiden Product Management dan Marketing PT Pos Indonesia (Persero) Tata Sugiarta.

Menurut dia, penambahan O-Ranger akan terus dilakukan sejalan dengan aplikasi QPOSinAja. Apalagi untuk memenuhi layanan Q9 Plus di aplikasi tersebut. Di mana layanan tersebut diperkirakan akan membutuhkan banyak driver standby. Driver tersebut akan mobile di dalam kota. 

Saat ini, layanan Q9 Plus sudah tersedia di delapan kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang, Medan, dan Solo. Layanan ini hanya melayani pengantaran antar alamat di dalam kota.

Pihaknya, kata Tata, telah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk memaksimalkan aplikasi dan recruitment SDM O-Ranger. Sehingga recruitment akan disesuaikan dengan perkembangan layanan dan demand di masing masing kota. 

"Kami sudah kerjasama dengan perusahaan pihak ketiga untuk pengembangan aplikasi dan rekrutmen O Ranger. Walaupun begitu, kami juga harus menyesuaikan dengan kesiapan infrastruktur dan demandnya. Karena setiap daerah kebutuhannya berbeda. Misalnya nanti ternyata kebutuhan di Jakarta banyak, maka kami akan lebih banyak ekspansi di sana," jelas Tata. (OL-09)

Baca Juga

Dok Xiaomi

Xiaomi Masuk Daftar Hitam AS

👤Fetri Wuryasti 🕔Senin 18 Januari 2021, 11:20 WIB
Perusahaan Tiongkok Xiaomi pada akhirnya harus masuk ke dalam daftar hitam perusahaan yang di blacklist oleh AS diduga terkait militer...
Antara

Ekonomi Kreatif Sumbang PDB hingga Rp1.100 T

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 18 Januari 2021, 11:06 WIB
Data Focus Economy Outlook 2020 menyebutkan ekonomi kreatif menyumbang sebesar Rp1.100 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)...
Antara

56 PMA dan PMDN Kerja Sama dengan 196 UMKM

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 18 Januari 2021, 10:57 WIB
Sebanyak 56 perusahaan besar dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) melakukan kolaborasi bersama 196 UMKM...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya