Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Ma’ruf Amin menginstruksikan pengoptimalan program padat karya dalam pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Tujuannya untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN). Hal itu disampaikan Ma’ruf Amin saat memimpin rapat terbatas tentang penguatan kebijakan masyarakat berpenghasilan rendah untuk mempercepat upaya penyediaan rumah bagi rakyat dan mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Kita harapkan di masa pandemi ini, juga dalam rangka pemulihan ekonomi, saya berharap agar pengerjaan pembangunan bagi MBR ini bisa menggunakan padat karya, memberikan pekerjaan kepada masyarakat,” kata Ma’ruf Amin dalam rapat yang digelar secara telekonferensi, kemarin.
Turut hadir dalam telekonferensi rapat tersebut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Peker-jaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.
Wapres menuturkan, dalam program PEN, terdapat alokasi dana sebesar Rp1,5 triliun untuk tambahan insentif pe-rumahan untuk kelompok MBR.
“Untuk bantuan subsidi selisih bunga (SSB) dialokasi-kan Rp0,8 triliun untuk 175 ribu unit rumah. Adapun untuk bantuan subsidi uang muka disediakan Rp4 juta per rumah untuk 175 ribu unit rumah dengan alokasi Rp0,7 triliun,” ungkapnya.
Namun, lanjut Wapres, ia mengaku belum mendengar realisasinya. Adapun angka backlog atau kesenjangan kebutuhan dan persediaan perumahan bagi MBR masih tinggi.Karena itu, perlu diambil sebuah terobosan, misalnya, soal subsidi selisih bunga. Wapres menyarankan pe-mangkasan jangka waktu pemberiannya, baik untuk program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) maupun untuk program SSB.
Artinya, SSB yang selama ini diberikan selama 20 tahun, ia berharap bisa diperpendek menjadi 10 ta-hun khusus bagi klasifikasi masyarakat terbawah, atau selama 5 tahun bagi klasifi kasi MBR menengah.Ia meminta para menteri terkait untuk menjajaki ke-mungkinan program tersebut dilakukan.
“Atau dapat juga diberikan selama 20 tahun, tetapi secara bertahap ditu-runkan subsidinya,” saran Wapres. (Ind/Ant/E-2)
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyatakan mutu rumah subsidi yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menunjukkan tren perbaikan
Skema akad massal terbukti menjadi motor percepatan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi rumah subsidi.
Pemerintah menegaskan komitmen mempercepat pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
Keragaman dan peningkatan standar pembangunan proyek properti di Indonesia menjadi sorotan
Rakor lintas kementerian di Tangerang bahas percepatan pembangunan rumah subsidi, penuntasan masalah LSD, dan penyederhanaan perizinan perumahan di Banten.
BTN mencatat penyaluran KPR melalui skema FLPP hingga 26 September 2025 mencapai 93.098 unit, ditambah 36.589 unit dari BTN Syariah.
Urutan predikat keterbukaan informasi adalah: Informatif, Menuju Informatif, Cukup Informatif, Kurang Informatif dan Tidak Informatif. OJK mendapat skor 97,76 dari total skor maksimal 100.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengakui masalah pemalangan tanah adat di wilayah Papua selalu menjadi hambatan dalam pengembangan investasi.
Ma’ruf mengakui, perubahan akibat pemberlakuan UU Otsus dan DOB juga dapat membawa dampak tersendiri.
Pemuda yang tangguh bukan seseorang yang mampu menguasai yang lain, melainkan mampu merawat persatuan dan kesatuan.
Indonesia merupakan salah satu dari negara di Asia yang memiliki spesies Aglaonema yang bervariasi, serta penghasil Aglaonema hybrid yang berkualitas.
Perayaan sederhana dengan pemotongan nasi tumpeng digelar staf Wapres di Kediaman Wakil Presiden di Menteng, Jakarta Pusat, pagi tadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved