Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR pertanian Indonesia pernah mencapai masa keemasan dengan swasembada pangan. Keberhasilan tersebut terjadi setelah pemerintah melakukan pemberdayaan petani dan penyuluh.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, saat mengunjungi BPP Pagelaran, Pringsewu, Lampung, Jumat (4/9).
"Sejarah mencatat jika kita pernah mencapai swasembada pangan. Keberhasilan itu terjadi karena pemerintah melakukan pemberdayaan petani dan penyuluh di Tanah Air. Dampaknya luar biasa, karena produksi meningkat terus. Dan akhirnya pada tahun 1984 kita bisa swasembada," katanya.
Menurut Dedi, hal itu membuktikan jika kebangkitan pertanian harus diawali dari kebangkitan SDM, yaitu petani, penyuluh, petani milenial, poktan dan gapoktan.
Dedi Nursyamsi juga menegaskan jika penyuluh memiliki peran yang luar biasa dalam pertanian.
"Penyuluh pernah berhasil mengubah mindset para petani. Dahulu, petani tidak mau pakai pupuk. Tapi dengan pendekatan penyuluh, petani jadi mau menggunakan pupuk. Dan itu menjadi awal keberhasilan kita menggenjot pertanian. Meningkatkan produksi pertanian," ulasnya.
Langkah sukses tersebut menginspirasi Kementan untuk kembali meningkatkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan juga kompetensi penyuluh serta petani. Caranya, dengan memperkuat Balai Panyuluhan Pertanian (BPP) menjadi Kostratani.
"Inti dari gerakan Kostratani adalah pemberdayaan BPP. Apa yang diberdayakan? Yaitu fisik bangunan dan juga kelengkapan IT seperti komputer dan jaringan IT. Penyuluh yang ada di BPP juga kita berdayakan agar kemampuan dan pengetahuannya meningkat," tutur Dedi.
Sementara itu, Koordinator Penyuluh BPP Pagelaran, Tugimin, berharap dengan Kostratani akan terjadi sinergitas untuk sama-sama membangun pertanian.
"Itu harapan kita, agar pemerintah baik daerah maupun pusat bersinergi di Kostratani untuk sama-sama membangun pertanian," katanya.
Menurutnya, Kostratani sebagai pusat pelatihan petani dan penyuluh, harus didukung dengan kelengkapan sarana dan prasarana seperti jaringan internet.
"Dukungan sarpras penting. Karena petani saat kita melakukan pelatihan harus mendapat keyakinan. Jadi harus ditopang sarpras. Jika ada dukungan kita pasti siap," katanya.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan kehadiran Kostratani sangat penting untuk membantu peningkatan produksi.
"Karena, Kostratani akan mengawal program-program utama Kementan. Dengan Kostratani, BPP akan melaporkan perkembangan pertanian secara periodik dan kita bisa memantaunya langsung dari AWR di Kementerian Pertanian," katanya.(OL-09)
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved