Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Maskapai Garuda Indonesia kembali menambah frekuensi penerbangan di Provinsi Aceh dalam upaya meningkatkan pelayanan transportasi dan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi covid-19.
Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/247992-garuda-indonesia-apresiasi-rius-dengan-penerbangan-gratis
“Kehadiran penerbangan pagi yang berangkat pukul 10.45 WIB Banda Aceh-Jakarta juga bagian meningkatkan konektivitas bisnis dan kegiatan dengan provinsi lainnya,” kata Manager Sales and Services Garuda Indonesia Banda Aceh, Widya Kurniawan Putra di Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (2/9).
Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela menyambut dan melepas keberangkatan perdana penumpang Garuda Indonesia untuk jadwal penerbangan pukul 10.45 WIB tujuan Banda Aceh-Jakarta di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar.
Ia menyebutkan untuk penumpang yang datang dalam penerbangan perdana GA142 sebanyak 28 orang dan untuk yang berangkat GA143 sebanyak 32 orang.
Ia menjelaskan untuk penambahan frekuensi tersebut, Garuda Indonesia akan terbang dalam seminggu empat kali, khusus pagi yakni pada Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.
Sedangkan untuk penerbangan sore yakni pukul 15.40 WIB tujuan Banda Aceh-Jakarta sudah aktif terbang setiap hari guna melayani masyarakat untuk bepergian ke luar daerah dalam melaksanakan aktivitas.
Dalam penyambutan dan pelepasan pemberangkatan perdana Garuda Indonesia juga turut dihadiri Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh, Muhamad Iwan Sutisna.
Ia menambahkan dalam memberikan kenyamanan dan memotong mata rantai covid-19, Garuda Indonesia juga mengurangi kapasitas penumpang dari maksimal 162 penumpang menjadi 106 penumpang.
“Artinya, tempat duduk tengah dikosongkan dan ini juga bagian memberikan kenyamanan kepada penumpang serta menerapkan protokol kesehatan yakni menjaga jarak” katanya.
Ia juga mengatakan tingkat keterisian pesawat juga mengalami peningkatan seiring adanya kebijakan relaksasi dari pemerintah.
“Garuda sangat komit untuk menjalankan protokol kesehatan dalam upaya memotong mata rantai covid-19,” katanya. (OL-12)
ANCAMAN besar korban penyintas bencana di Aceh bukan hanya rumah yang digulung gelombang banjir bandang pada 24-27 November 2025 lalu.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Penyelamatan Garuda harus dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan. Proses pemulihan penuh membutuhkan waktu dua tahun.
Suntikan dana ini akan memperkuat struktur permodalan dan memastikan keberlanjutan pencatatan saham Garuda di Bursa Efek Indonesia.
Setiap pelanggan dapat melakukan satu kali penukaran pada setiap skema mulai dari 30.000, 150.000, dan 300.000 poin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved