Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHAM-saham AS beragam pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), dengan indeks Dow dan S&P 500 sedikit lebih rendah dan Nasdaq lebih tinggi. Namun Wall Street berhasil mencatat kinerja Agustus terbaiknya sejak lebih dari 30 tahun terakhir.
Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 223,82 poin atau 0,78 persen, menjadi ditutup di 28.430,05 poin. Indeks S&P 500 turun 7,70 poin, atau 0,22 persen menjadi berakhir pada 3.500,31 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah 79,82 poin atau 0,68 persen menjadi 11.775,46 poin.
Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup melemah, dengan sektor energi merosot 2,2 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor teknologi menguat 0,36 persen menjadi kelompok dengan kinerja terbaik.
Untuk Agustus, Dow melonjak 7,6 persen, kenaikan Agustus terbesar sejak 1984. Indeks S&P 500 mencatat kenaikan bulanan 7,0 persen, menandai kinerja Agustus terbaiknya sejak 1986. Nasdaq yang sangat padat teknologi melambung 9,6 persen selama Agustus.
Komitmen Federal Reserve untuk mentolerir inflasi dan menjaga suku bunga tetap rendah, perkembangan positif dalam vaksin dan pengobatan untuk COVID-19 serta reli saham yang berfokus pada teknologi telah membantu S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor tertinggi pada Agustus.
Tetapi sementara negara bagian seperti New Jersey terus melonggarkan pembatasan pada Senin (31/8/2020), investor mencatat bahwa di seluruh Amerika Serikat, total kasus virus corona mencapai enam juta pada Minggu (30/8/2020) ketika banyak negara bagian di Midwest melaporkan peningkatan infeksi, menurut penghitungan Reuters.
"Ini adalah perdagangan momentum. Orang-orang membanjiri perusahaan teknologi yang menurut mereka akan berhasil terlepas dari pandemi," kata Chris Zaccarelli, kepala investasi Independent Advisor Alliance.
“AS baru saja melewati enam juta kasus, pengingat lebih lanjut bahwa pandemi akan tetap ada sampai kita melakukan sesuatu untuk mengatasinya. Jelas berdampak pada semua bisnis tapi ada juga yang lebih tahan pandemi," ujarnya.
Sementara itu, indeks 30 saham memulai minggu ini dengan pergeseran ketika tiga dari anggota lama, Exxon Mobil, Raytheon Technologies dan Pfizer, digantikan oleh penyedia layanan cloud Salesforce, konglomerat industri Honeywell dan perusahaan bioteknologi Amgen pada pembukaan Senin (31/8/2020).
Apple mengakhiri hari dengan 3,4 persen lebih tinggi pada 129,04 dolar AS, sementara Tesla ditutup melonjak 12,6 persen menjadi 498,32 dolar AS.
Saham Aimmune Therapeutics Inc melesat 171,6 persen setelah grup makanan Swiss Nestle SA menawarkan untuk membayar dua miliar dolar AS guna kepemilikan penuh.
Saham Microsoft Corp, Walmart Inc, dan Oracle Corp -- semua pelamar untuk aset TikTok AS -- jatuh karena aturan baru China seputar ekspor teknologi berarti kesepakatan dengan pemilik TikTok, ByteDance, mungkin memerlukan persetujuan Beijing. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Harga Emas Naik 3,7 dolar AS karena Nilai Dolar AS Jatuh
Donald Trump klaim Iran telah menyerah dan meminta maaf kepada negara Timur Tengah setelah serangan AS-Israel. Simak ancaman "penghancuran total" terbaru dari Trump.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan konflik Timur Tengah hanya akan berakhir jika Iran menyerah tanpa syarat.
Wamenlu Iran Majid Takht-Ravanchi memperingatkan bahwa negara mana pun yang mendukung agresi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akan dianggap sebagai target sah bagi serangan balasan.
Serangan drone kembali mengguncang Irak pada Jumat (6/3) waktu setempat. Sejumlah bandara dan fasilitas minyak menjadi sasaran.
Amerika Serikat (AS) dinilai belum memiliki sistem pertahanan yang memadai untuk menghadapi drone Shahed milik Iran.
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, dibuka melemah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak melemah terbatas pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026).
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/3) di tengah sikap pelaku pasar yang masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved