Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) tanggapi penyebaran berita bohong atau hoaks perihal rush money atau penarikan uang besar-besaran dari bank.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, mengatakan adanya isu untuk mengajak orang-orang menarik uang di bank ini tidak beralasan, sehingga jika sudah menyebarkan hoaks maka perlu dilapokan ke polisi.
"Kalau namanya orang iseng kalau menyebar kebohongan kita laporakan polisi saja, kita tanyakan apa maksudnya, apa maknanya. Hal itu tentunya beberapa sudah dilaporkan ke polisi," kata Wimboh saat konferensi pers secara daring, Kamis (27/8).
Isu tersebut sebelumnya telah menyabar luas di media sosial olehorang yang tak bertanggug jawab menyebutkan sektor perbankan akan mengalami kebangkrutan akibat wabah virus korona.
Baca juga : OJK: Selama Pandemi tidak Ada Masalah Likuiditas Pada Bank
Upaya pemerintah sendiri yakni menempatkan uang di setiap bank untuk memberikan ruang yang lebih luas dari segi likuiditas meski dana yang diberikan pemerintah dideikasikan untuk kredit.
"Meski dana pemeritah Rp30 triliun tersebut untuk kredit, setiap bank kan punya uang, maka uang bank tersebut untuk interbank call money (penanaman antar bank) menjadi lebih mudah dan lebih banyak," ujar Wimboh.
Hal ini untuk pemberian ruang yang lebih luas dan memberikan kepercayaan diri kepada masyarakat bahwa bank-bank tidak kesulitan likuiditas.
Wimboh juga menegaskan bahwa kondisi perbankan saat ini tidak sama seperti krisis moneter tahun 1998. Langkah dari OJK sendiri untuk membuat kebijakan resrukturisasi kredit.
"Berbeda dengan krisis moneter 1998 saat ini semua baik dan lebih tertata," pungkasnya. (OL-2)
INDUSTRI fintech lending atau pinjaman daring (pindar) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun
OJK meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penegakan hukum dan sinergi lintas pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas sektor keuangan.
Mahkamah Agung resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031. Simak daftar lengkap nama pejabat baru OJK
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 menjadi tonggak baru dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi.
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved