Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
TARGET pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan 4,5%-5,5% bisa terwujud jika vaksinasi dapat rampung paling tidak pertengahan 2021.
“Kalau pertengahan 2021 vaksinasi selesai dilakukan ya. Bukan sekedar ditemukan saja. Jadi kalau memang vaksinasinya efektif dan selesai cepat di pertengahan 2021 sehingga aktivitas bisa beroprasi kembali,” kata Ekonom senior Indef Iman Sugema dalam webinar bersama Indef, Selasa (25/8).
Ia memaparkan lebih jelas, sebetulnya asumsi ekonomi makro pemerintah berupa pertumbuhan ekonomi mencapai 5,5% adalah hal yang mudah dicapai. Karena angka ini mencapai level aktivitas ekonomi pada 2019. Asalkan kegiatan normal masyarakat bisa beroperasi kembali karena vaksinasi sudah selesai dilakukan.
Baca juga : PNS Bakal Dapat Tunjangan Pulsa Tambahan
“Karena itu saya berkesimpulan sebetulnya asumsi ekonomi makro 4,5% hingga 5% itu akan mudah dicapai karena mencapai level aktivtas pada 2019,’ ungkapnya.
Ia menambahkan, “Kalo seperti itu sebenarnya belum recovery. Yang dimaksud recovery kalau sudah di atas normal (pertumbuhan pada 2019). Kalau masih sama normal atau di bawah normal belum recovery baru dikatakan akan menuju recovery,” paparnya.
Sehingga ia menilai pemulihan ekonomi yang sesungguhnya justru akan terjadi pada 2022. Dalam artian pemulihan ekonomi yang sepenuhnya, sambungnya. Karena target pada 2021 merupakan pertumbuhan ekonomi yang setingkat dengan capaian pada 2019 (OL-2)
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi yang masih tertekan, namun menunjukkan ketahanan yang relatif solid.
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan berdasar kajian kondisi perekonomian sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,5%.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meninggalkan sikap wait and see atau bereaksi menunggu terhadap dinamika pasar.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi langkah positif bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved