Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman mengharapkan pertumbuhan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan merambah ke zona pertumbuhan positif di kuartal III-2020.
Hal ini dikarenakan Luky melihat bahwa ada indikasi perbaikan aktivitas ekonomi yang mulai membaik pada bulan Juni 2020 dengan membaiknya beberapa sektor seperti ekspor dan impor serta indeks keyakinan konsumen yang juga dikatakan membaik.
"Di Juni sudah mulai ada tanda-tanda perbaikan dan kita berharap kuartal-III dan kuartal-IV trennya akan membaik. Kita sangat berharap pertumbuhan ekonomi di kuartal-III bisa kembali ke zona positif," ungkap Luky dalam diskusi Stimulus Pertumbuhan Ekonomi melalui Penjaminan Pemerintah kepada Korporasi secara daring, Kamis (6/8).
Lebih lanjut, perlu diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-II 2020 minus 5,3% secara year on year (yoy). Kondisi ini menjadi yang terburuk sejak terakhir kali terjadi pada kuartal I-1999 yang pada saat itu pertumbuhan ekonomi tercatat minus 6,13%.
Baca juga : Kemenkeu: Indonesia Punya Reputasi Pengelolaan Utang yang Baik
Luky menegaskan pemerintah tengah melakukan banyak kebijakan agar perekonomian kembali terangkat pertengahan tahun ini. Salah satunya adalah dengan merancang sejumlah kebijakan pemberian bantuan melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
"Yang paling penting adalah bagaiamana caranya. Inilah peran pemerintah bagaimana memberikan stimulus pada perekonomian supaya ekonomi bergerak lagi. Itu bisa sifatnya dalam bentuk suntikan belanja dari pemerintah. Karena mungkin aktivitas ekonomi di sisi swasta masih menurun, masih ada mungkin sifatnya wait and see," sambungnya
Dia menambahkan, pemerintah tidak hanya memikirkan ekonomi saat masih pandemi tetapi juga mendesain kebijakan yang nantinya dapat membantu pelaku usaha usai pandemi covid-19 dinyatakan berakhir.
"Dengan adanya PSBB, ada dua tahapan ada yang berusaha survive dan setelah ini selesai mereka perlu dibantu memasuki tahap recovery mulai bangkit lagi. Ini sedang di setting, makanya ada namanya program Pemulihan Ekonomi Nasional atau disingkat PEN. Tetapi tetap kesehatan nomor satu," pungkas Luky. (OL-7)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved