Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNAAN quick response code Indonesia standard (QRIS) dalam suatu transaksi pembayaran dinilai amat mendorong digitalisasi dan literasi keuangan bagi kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Terlebih dengan kondisi pandemi saat ini, penggunaan pembayaran cashless sangat direkomendasikan.
“Ada sejumlah keuntungan bagi UMKM seperti transaksi yang lebih mudah (tanpa uang kembalian) dan akan lebih efi sien bagi UMKM yang ujungnya meningkatkan penjualan mereka,” terang pengamat ekonomi Josua Pardede kepada Media Indonesia, kemarin.
Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkaan kebijakan untuk penyeragaman e-payment melalui QR code dalam satu platform bersama, yakni berupa QRIS per Januari 2020.
Keuntungan lainnya, lanjut Josua, para pedagang UMKM dapat lebih mudah memperoleh persetujuan kredit dari pihak perbankan untuk meningkatkan permodalan mereka. Dengan digitalisasi tersebut, bakal tercatat rekam penjualan dan transaksi yang memudahkan bagi pedagang.
Ia menilai kebijakan ini sangat baik untuk membangun UMKM karena saat ini mulai digunakan di pasar-pasar tradisional di Indonesia. “Manfaat efek bergandanya bakal sangat besar untuk mendorong gerakan nontunai dan ekonomi masyarakat,” terang Josua.
Principal Economist Payment System Policy Department BI Agung Purwoko menyatakan hingga Juli 2020, BI berhasil menjaring 4 juta UMKM untuk menggunakan QRIS. Mayoritas pengguna ialah dari kelompok pelaku usaha mikro, yakni sebanyak 2,7 juta pengguna.
Ke depannya, BI terus mendorong UMKM bertransaksi online menggunakan QRIS untuk memudahkan transaksi dengan konsumen. Salah satu inisiatif BI, yaitu dengan menggratiskan biaya transaksi pembayaran dan tidak ada entry barrier bagi UMKM. Sebelumnya, biaya transaksi menggunakan QRIS ditetapkan sebesar 0,75%.
BI juga bekerja sama dengan platform marketplace serta dompet digital atau e-wallet agar bisa membuka pendaftaran QRIS bagi merchant selama pandemi covid-19.
“Pemakaian QRIS juga lebih efi sien lantaran mengintegrasikan berbagai layanan pembayaran dari perusahaan fi ntech, seperti, Gopay, OVO, DANA, hingga Link Aja,” tutup Agung.
Galeri ponsel
Head of Public Relations OVO, Sinta Setyaningsih, menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendukung kebijakan QRIS. Salah satu inovasi yang dilakukan dengan fitur Bayar QRIS dengan mengunggah dari Galeri Ponsel.
Fitur ini ialah penambahan kapabilitas sistem pembayaran QRIS merchant presented mode (MPM). Dalam hal ini pengguna cukup melakukan transaksi QRIS hanya dengan mengunggah melalui galeri ponsel pada fitur scan.
Dengan fitur Bayar QRIS yang diunggah dari Galeri Ponsel tersebut, OVO menjembatani merchant dan pengguna serta memungkinkan pelanggan mereka untuk berkomunikasi dengan merchant melalui aplikasi pesan singkat dan menyelesaikan transaksi pembayaran dari rumah.

Dok. Pribadi
Head of Public Relations OVO, Sinta Setyaningsih
“Melalui fitur ini, kami kembali menegaskan mendukung pemerintah serta ekosistemnya lewat beragam inisiatif, agar dapat tetap bertahan dalam menghadapi pandemi covid-19 yang kini masih kita alami,” ucapnya. (S-3)
Peran AI sebagai intelligent trust, bukan pengganti tanggung jawab manusia, melainkan alat untuk memperkuat transparansi, keadilan distribusi, dan pengambilan keputusan beretika.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Bermula dari medium ekspresi sederhana, SnackVideo kini berkembang menjadi kekuatan yang mendorong dampak sosial nyata bagi komunitas di berbagai daerah.
Aplikasi ini diunduh oleh dua juta investor di sepanjang tahun ini, naik 37% dibandingkan tahun 2024
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved