Sabtu 18 Juli 2020, 15:00 WIB

Sandiaga: Kolaborasi Pemerintah-Pengusaha bisa Atasi Dampak Covid

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Sandiaga: Kolaborasi Pemerintah-Pengusaha bisa Atasi Dampak Covid

Antara/Hafidz Mubarak A
Sandiaga Uno

 

PENGUSAHA Sandiaga Uno mengatakan, kondisi ekonomi masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19 saat ini terus menurun. Kondisi ini dapat saja terjadi dalam waktu yang panjang.

Dari data Survei yang dimilikinya,  menunjukkan bahwa 67 persen masyarakat merasa perekonomian dalam keluarga semakin hari semakin memburuk.

Dia menjelaskan, pandemi telah mengakibatkan setidaknya sudah ada 1,2 juta pekerja di Indonesia yang dirumahkan dan terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Data hasil survei ada sebanyak 25 persen dari masyarakat Indonesia menyatakan sudah tidak sanggup lagi memenuhi kebutuhan pokok tanpa pinjaman.

Tidak hanya itu, survei yang dilakukan oleh timnya tersebut, masyarakat hanya cukup memenuhi kebutuhan pokoknya selama sepekan hanya berjumlah 20 persen. Sedangkan yang sanggup memenuhi kebutuhan pokok tanpa meminjam hanya sebesar 33 persen. Selebihnya, masyarakat yang masih memiliki tabungan hanya berjumlah 20 persen.

“Berarti ekonomi keuangan mikro butuh satu suntikan bagaimana paket-paket yang diluncurkan pemerintah dan juga kerja sama dengan dunia usaha bisa menolong masyarakat yang tadinya masuk kelas menengah, kini masuk ke klasifikasi masyarakat rentan miskin,” ujarnya dalam webinar Membangkitkan Ekonomi Umat di tengah Pandemi’ yang diselenggarakan oleh Dewan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palangkaraya dan KAHMIPreneur

Baca juga : Hashim Tersinggung Dituding Rusak Lingkungan Lewat Bisnis Lobster

Menurut Sandi, pandemi Covid-19 ini membuktikan bahwa prinsip ekonomi yang baik adalah ekonomi yang memberikan keleluasaan atau kelonggaran kepada para usahawan yang sedang membutuhkan.

“Yang punya kelebihan membantu yang kekurangan, yang berkecukupan membantu yang perlu bantuan. Lembaga Keuangan Mikro Syariah ini jadi fasilitatornya. Pada masa pandemi Covid-19 jadikan Lembaga Keuangan Mikro Syariah punya tempat,” kata politikus Partai Gerindra itu.

Sandi menilai Lembaga Keuangan Mikro Syariah harus benar-benar menjalankan prinsip kesyariahannya.

"Harus dapat diimplementasikan mengingat saat ini ekonomi di Indonesia penuh dengan ketidakpastian akibat dari wabah covid-19," pungkasnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Dukung SWF Indonesia, Jepang Siap Investasi Rp57 Triliun

👤(Des/Aiw/E-3) 🕔Minggu 06 Desember 2020, 05:25 WIB
JEPANG melalui Japan Bank for International Cooperation (JBIC) siap mendukung Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia dengan menginvestasikan...
Istimewa

Penerapan Industri Hijau dan Circular Economy Naikkan Daya Saing

👤Haryanto 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 22:35 WIB
PENINGKATAN produktivitas dan daya saing sektor industri manufaktur merupakan salah satu kunci untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi...
Dok.BCA

BCA Raih 33 Award di Contact Center World - Asia Pasifik 2020

👤Heryadi 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 21:22 WIB
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berhasil membuktikan layanan yang prima dengan membawa pulang 33 penghargaan dalam beberapa kategori ajang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya