Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo menyatakan siap berkolaborasi dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sebagai penyediaan dana murah jangka panjang.
"SMF siap bekerja sama mem-back up dan berkolaborasi dengan Tapera," kata Ananta dalam seminar online yang diselenggaran Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera), Kamis (16/7).
Ia juga mengatakan, keberadaan BP Tapera dan SMF pada dasarnya saling melengkapi. Pasalnya, selama ini SMF hadir sebagai special mission vehicle untuk membangun dan mengembangkan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan.
SMF juga berkontribusi dalam menyediakan dana menengah panjang bagi pembiayaan perumahan, untuk seluruh lapisan masyarakat khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
Baca juga: Menopang Tapera
Ananta menjelaskan nantinya SMF akan kerja sama dalam hal skema pemupukan dana dan skema pemanfaatan dana. Pada pemupukan dana, SMF akan menerbitkan surat berharga terkait perumahan yang dapat dibeli oleh BP Tapera.
"Di skema pemupukan, kami bisa bekerja sama dengan cara rajin mengeluarkan surat utang dan juga dengan rating yang bagus yang bisa dibel oleh BP Tapera," ungkap Ananta.
Sementara dalam hal pemanfaatan dana, SMF akan membantu mengevaluasi kepada perbankan yang menyalurkan dananya kepada peserta Tapera.
"Selama ini kami melakukan hal tersebut karena kami juga melakukan refinancing atau penyaluran pinjaman kepada penyalur KPR tersebut," kata Ananta
Selain itu, Ananta pun mengatakan SMF akan menyediakan 25% dari dana FLPP jika nantinya masuk ke dalam Tapera. (A-2)
Kementerian PKP segera terbitkan Kepmen rusun subsidi Januari 2026. Aturan mencakup penyesuaian harga dan skema FLPP untuk atasi backlog perkotaan.
Mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah, ratusan calon pengembang baru dilatih intensif oleh praktisi dan pemerintah di Cileungsi, Bogor.
FLPP tahun 2025 mencapai 278.868 unit rumah senilai Rp34,64 triliun. Ini menjadi realisasi tertinggi sepanjang sejarah sejak program ini dimulai pada 2010.
BTN mendominasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang 2025.
Pemerintah menaikkan target penyaluran FLPP pada 2026 menjadi 285.000 unit rumah subsidi dengan kebutuhan dana mencapai Rp37,1 triliun.
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyatakan mutu rumah subsidi yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menunjukkan tren perbaikan
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) tengah menyiapkan skema baru pembiayaan perumahan melalui konsep Contractual Saving for Housing (CSH)
BP Tapera memastikan akan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap uji materi Undang-Undang No. 4 Tahun 2016 tentang Tapera
BP Tapera menegaskan akan menyiapkan langkah penyesuaian pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan uji materi Undang-Undang No. 4 Tahun 2016 tentang Tapera
BP Tapera menegaskan akan menyiapkan langkah penyesuaian pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan uji materi Undang-Undang No. 4 Tahun 2016 tentang Tapera
Badan Pengelolaan Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) merupakan lembaga yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan dana Tapera.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti membahas rencana pembangunan rumah untuk guru. Mendikdasmen menyoroti rencana pembangunan rumah untuk guru agar dapat memberikan semangat dalam mengajar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved