Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
UTANG PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) terbilang masih tinggi. Posisi finansial maskapai tersebut per 1 Juli 2020 tercatat cashflow sekitar US$14,5 juta sementara pinjaman ke bank dan lembaga keuangan sebesar US$1,3 miliar, serta utang usaha dan pajak sebesar US$905 juta.
"Kalau kita lihat saldo utang usaha dan pinjaman bank itu per 1 Juli totalnya US$2,2 miliar (Rp31 triliun ) ," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Selasa (14/7).
Dalam paparannya US$2,2 miliar tersebut berasal dari pinjaman bank jangka pendek sebesar US$668 juta.
"Untuk sukuk US$500 juta yang mulanya jatuh tempo pada 3 Juni kemarin telah selesai dan berhasil di restrukturisasi menjadi 3 Juni 2023," ucapnya.
Sementara, utang usaha sebesar US$905 juta terdiri dari pembiayaan avtur US$374 juta sewa pesawat US$340 juta, sisanya untuk Ground handling, traffic servicing, catering, maintenance dan lainnya.
Untuk ke depannya GIAA berharap mampu meningkatkan kinerja dibanding tahun lalu. Dengan mengandalkan penerbangan domestik dan penambahan rute baru, diharapkan adanya peningkatan sebesar US$357 juta per tahun.
"Pada 2019 penerbangan internasional yang mengalami kerugian sebesar US$216 juta per tahun bisa kita turunkan menjadi US$77 juta dengan cara menutup jalur London Inggris ke Nagoya Jepang dan optimalisasi jenis-jenis pesawat yang ada," ujar Irfan.
Irfan mengungkapkan sebelum adanya covid GIAA memiliki sekitar 48 destinasi di domestik dan 22 destinasi di internasional, secara total sekitar 430 penerbangan per hari.
"Dari segi pendapatan sekitar 80% berasal dari penumpang, kargo sekitar 7%, ibadah haji sekitar 7,2%, dan dan lainnya sekitar 5% berkontribusi pada pendapatan," ungkapnya.
Irfan juga menyebut bahwa saat ini pihaknya akan mengoptimalkan pendapatan non penumpang seperti kargo. Selain itu, dirinya juga membeberkan bahwa GIAA tahun ini berencana membeli pesawat khusus kargo namun akibat dampak covid akhirnya pembelian tersebut tertunda.
"Ke depan kargo ini akan menjadi salah satu bisnis kita yang diharapkan mengkontribusi pendapatan perusahaan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya," jelasnya. (E-1)
Kategori utang mahal meliputi instrumen konsumtif dengan bunga tinggi yang jika dibiarkan akan terus menggerogoti arus kas.
Utang terkelola seperti kredit kepemilikan rumah atau pinjaman dengan bunga rendah yang tidak harus dibayar segera, menurut Rista, tidak selalu harus dilunasi menggunakan dana THR.
Berdasarkan laporan keuangan untuk enam bulan yang berakhir pada 31 Desember 2025, Manchester United mencatatkan laba operasional sebesar £32,6 juta.
MOODY'S Investors Service menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, tetapi tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2.
Dalam banyak kasus, reaksi galak saat ditagih utang adalah respons stres akut (acute stress response) yang wajar.
DANIRIANSYAH, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal selama perjalanan dalam mobil.
Garuda melakukan investiasi atas penyebab kerusakan hidung pesawat GA 176 Jakarta-Pekanbaru.
Menhub Dudy Purwagandhi mengimbau maskapai penerbangan internasional meningkatkan kewaspadaan menyusul konflik Iran-Israel-AS. Garuda
Tjandra Yoga Aditama mengatakan salah satu kasus campak di Australia dihubungkan dengan penumpang penerbangan Garuda Indonesia
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong industri penerbangan nasional khususnya Garuda Indonesia agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi global.
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan setiap kali melakukan kunjungan ke luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved