Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II akan terkontraksi hingga -3,8%.
Angka minus tersebut disebut akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I di kisaran -0,4% hingga 1,1%.
"Pada kuartal I sudah terjadi penurunan yang cukup drastis dari adanya covid ini. Adanya penurunan pertumbuhan di kisaran 3% atau 2,97% ini cukup tajam dibandingkan rerata pertumbuhan kita biasanya di atas 5%. Di kuartal II kita perkirakan akan terjadi penurunan dari pertumbuhan ekonomi kita, -3,8% atau dalam range -3,5% hingga -5,1%, sehingga semester I range dari pertumbuhan ekonomi antara minus 1,1% hingga -0,4%," papar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran DPR, Kamis (9/7).
Meski begitu, pemerintah berharap akan terjadi perbaikan pada kuartal III dan IV setelah diterapkan kenormalan baru (new normal) yang menghidupkan kembali perekonomian secara bertahap.
Pada kuartal III pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan berada di kisaran -1% hingga 1,2% dan merangkak naik di kuartal IV di kisaran 1,6% hingga 3,2%. Dengan begitu, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional hingga penghujung 2020 sebesar -0,4% hingga 1%.
"Kuartal III kita berharap akan terjadi pemulihan. Oleh karena itu nanti proyeksi ekonominya kita bisa mencapai range mendekati 0 atau bahkan positif. Yaitu antara -0,4% hingga 1%," jelas Sri Mulyani.
Baca juga: Kondisi Ekonomi Nasional Buat Jokowi Takut
Sementara pada tingkat inflasi, ia melanjutkan, berada tren yang mengalami pelemahan. Sebab bila dibandingkan dengan rerata tingkat inflasi dalam 3 tahun terakhir, saat ini inflasi berada di level yang rendah yakni 2,11%.
Hal itu menunjukkan adanya pelemahan daya beli masyarakat dan menurunnya pendapatan masyarakat karena dampak mengular dari pandemi covid-19.
"Komponen lain seperti volatile food dalam hal ini tidak memberikan kontribusi besar. Administered price masih tetap dalam posisi stabil," jelas perempuan yang karib disapa Ani tersebut.
Adapun dari sektor keuangan, kata Menkeu, Indonesia sempat merasakan gejolak yang besar pada Maret dan April 2020 setelah diumumkannya pandemi merebak di Nusantara. Namun beberapa waktu terakhir, kata Ani, kondisi sektor keuangan nasional mulai menunjukkan tanda stabilisasi.
Peranan Bank Indonesia, sebagai otoritas moneter dipandang cukup baik dan berdampak positif pada kondisi sektor keuangan nasional. "Artinya kalau Indonesia cukup stabil ini karena track record BI dalam menjaga ekonomi cukup diberikan apresiasi sehingga menimbulkan confidence dan mengembalikan lagi dari situasi gejolak dan kepanikan yang terjadi pada Maret dan April," imbuh Ani.
"Pemerintah bersama otoritas moneter akan terus melakukan pengawalan terhadap kondisi ekonomi ini. Agar confidence terjaga serta pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bisa tetap dilakukan secara bertahap dan efektif," pungkasnya. (A-2)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
Penyidik mendalami peran konsultan dalam menjembatani komunikasi wajib pajak dengan petugas.
Tujuannya untuk mencegah kedekatan berlebihan antara pejabat dan wajib pajak yang berpotensi memicu penyalahgunaan wewenang.
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved