Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia mencatat terjadi peningkatan cadangan devisa pada Mei 2020 sebesar US$2,6 miliar menjadi US$130,5 miliar.
Menanggapi itu, ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menyebutkan, peningkatan tersebut bersifat semu lantaran tidak diikuti pergerakkan nilai tukar rupiah.
"Itu semua semu karena pengumuman cadangan devisa buktinya tidak disertai kenaikan kurs rupiah. Jadi cadangan devisa yang naik karena arus dana portfolio jangka pendek tidak cerminkan fundamental ekonomi yang kokoh," kata Bhima saat dihubungi, Senin (8/6).
Naiknya cadangan devisa, kata dia, disebabkan karena adanya peralihan dana asing berdenominasi dolar AS ke aset negara berkembang. Perkembangan pandemi covid-19 yang sempat memburuk di AS membuat Negeri Paman Sam membuat stimulus besar-besaran dan akhirnya membanjiri surat utang pemerintah Indonesia.
Gencarnya penerbitan surat berharga negara yang dilakukan Indonesia sejatinya untuk menambal peningkatan defisit anggaran karena pandemi covid-19. Bunga tinggi yang diajukan pemerintah juga menurut Bhima menjadi alasan lain kenapa investor tertarik membeli surat utang milik Indonesia.
Itu pula yang menurutnya peningkatan cadangan devisa bersifat anomali dan semu. "Nah ini yang anomali. Artinya cadangan devisa naik tidak mencerminkan situasi fundamental ekonomi. Harus di imbangi indikator lain di luar cadangan devisa untuk analisis fundamental kurs rupiah, seperti debt to service ratio atau kemampuan bayar utang, pertumbuhan ekonomi, data ketenagakerjaan dan inflasi," pungkas dia. (OL-4)
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Senator asal Bengkulu ini menyoroti angka inflasi tahunan per Februari 2026 yang menyentuh 4,76 persen sebagai sinyal waspada bagi ketahanan ekonomi.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaianĀ return on assetsĀ (ROA) lebih dari 300%.
Lili mengatakan publik berharap pertemuan para menteri tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi.
Puan memperingatkan pemerintah agar ketegangan di Timur Tengah tidak menjadi alasan pembiaran atas lonjakan biaya transportasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved