Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Subandi Sardjoko mengatakan pihaknya tengah menyiapkan dashboard yang berfungsi untuk monitoring dan evaluasi pergerakan covid-19.
Nantinya, data yang ada pada dashboard ini menggunakan data yang dikoordinasikan tim Bersama Lawan Covid-19 (BLC) dari Gugus Tugas Covid-19.
“Bappenas sedang menyiapkan dashboard menggunakan data yang dikoordinasikan Tim BLC yang ada di Gugus Tugas untuk menganalisis apakah suatu daerah sudah di bawah 0 atau tidak penyebarannya. Ini untuk alat monitoring dan evaluasi,” ujar Subandi melalui virtual conference, Jumat (29/5).
Menurut keterangannya, Menteri PPN/Bappenas sudah mengumpulkan seluruh kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) baik tingkat provinsi dan kota. Para pemimpin ini diminta untuk mennyiapkan data harian yang disampaikan kepada Tim BLC sebagai syarat agar analisis yang dilakukan kredibel.
Pihaknya pun kembali mengingatkan dalam melawan pandemi covid-19 ini harus berdasarkan komando yang satu pintu. Artinya kebijakan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Adanya dashboard yang diawasi Bappenas akan memantau seluruh wilayah di Indonesia.
“Kita harus bersatu melawan. Satu komando artinya kebijakan tak bisa sendiri-sendiri. Daerah pun harus satu komando. Ada data dashboard Bappenas untuk memantau suatu wilayah. Analisa ini yang digunakan bersama,” jelasnya.
Baca juga: Bappenas Siapkan Protokol Produktivitas Sesuai Standar WHO
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Sekretaris Universitas Indonesia (UI) Agustin Kusumayati mengatakan dari sisi akademisi dan kesehatan akan terus berupaya untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan meningkatkan riset untuk peningkatan fasilitas kesehatan juga.
Namun, menurutnya komando dan keputusan yang jelas dari pemimpin negara sangat diperlukan. Keputusan yang jelas dan konsisten akan berujung pada sinergisitas untuk melawan covid-19.
“Ya komando harus jelas, keputusan jelas dan konsisten maka semua kekuatan harus sinergis dan harmonis. Lebih kuat lagi kepemimpinan sehingga ketegasan lebih kuat melawan covid-19,” pungkasnya. (A-2)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) kembali menegaskan pentingnya penerapan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) di tempat wisata.
Dalam menghadapi ancaman Covid-19 ini, Pemko Banjarmasin mulai melakukan mitigasi dengan melibatkan semua sektor.
KETUA Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene menilai lonjakan kasus covid-19 saat ini harus menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan masyarakat.
KEPALA Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, mengimbau masyarakat Indonesia untuk kembali menerapkan protolol hidup sehat menyusul lonjakan kasus Covid-19
Sejulah atlet yang berkompetisi di Olimpiade Paris 2024 terjangkit Covid-19. Terbaru, perenang Inggris Adam Peaty dinyatakan positif setelah lima atlet polo air Australia.
Janji kampanye Ganjar terkait 1 nakes 1 desa dianggap tidak cukup penuhi kebutuhan layanan kesehatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved