Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kegiatan ekonomi di fase kenormalan baru akan dihentikan jika terjadi gelombang kedua penularan covid-19.
"Kalau terjadi gelombang kedua, kegiatan ekonomi akan dihentikan kembali dan aktivitas akan terganggu kembali," ujar Airlangga usai mengikuti rapat terbatas, Rabu (27/5).
Oleh karena itu, kehadiran aparat TNI dan Polri di tempat-tempat umum sangat penting untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan masyarakat akan memiliki kedisiplinan tinggi sehingga risiko penularan covid-19 bisa ditekan dan tidak terjadi gelombang kedua.
Adapun, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan kehadiran TNI dan Polri di berbagai fasilitas publik.
Baca juga : Konsumsi BBM Saat Lebaran Alami Penurunan
Aparat keamanan dilibatkan semata-mata untuk mengingatkan seluruh warga supaya tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, terutama ketika tatanan normal baru nantinya diterapkan.
"Kehadiran TNI dan Polri bukan untuk menimbulkan kekhawatiran, melainkan untuk membantu masyarakat lebih disiplin," tutur Doni.
Di lapangan, ia mengungkapkan anggota TNI dan Polri akan menggunakan pendekatan persuasif dan komunikatif. Contohnya, dalam hal mengimbau masyarakat yang tidak menggunakan masker untuk menggunakan masker.
Mereka juga akan membantu melakukan pengecekan suhu tubuh di tempat-tempat umum yang diberikan pelonggaran. (OL-7)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved