Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KOOKMIN Bank (KB) dari Korea Selatan akan menambah modal Bank Bukopin melalui penawaran umum terbatas (PUT) V yang akan dilaksanakan pada akhir semester I 2020. Kookmin Bank saat ini tercatat sebagai pemegang saham terbesar kedua Bank Bukopin dengan kepemilikan saham 22%.
Direktur Manajemen Risiko Bank Bukopin Jong Hwan Han dalam keterangan resmi, Sabtu (16/5) menyebutkan, Kookmin Bank memiliki keinginan kuat untuk menambah modal Bank Bukopin. Itu merupakan upaya pemegang saham memperkuat permodalan bank dan membantu pengembangan bisnis ke depan.
Kookmin Bank saat ini disebut sedang dalam tahap persiapan final secara internal termasuk menyediakan dana pada escrow account untuk keperluan PUT V Bank Bukopin. Bahkan Kookmin Bank berencana untuk menambah modal Bank Bukopin dengan skema lainnya.
Sebelumnya Direktur Utama Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo mengungkapkan, proses Right Issue telah memasuki proses penelaahan dokumen tahap akhir dan tinggal menunggu pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Dari aksi koporasi ini perseroan berharap akan memperkuat struktur permodalan untuk bisa menghadapi tantangan dan rencana bisnis ke depan," kata Eko.
Dengan tambahan modal dari Kookmin Bank, lanjutnya, diharapkan dapat menunjang pengembangan bisnis Bank Bukopin yang fokus pada segmen ritel Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan segmen konsumer yang akan ditopang dengan pengembangan digital ke depan. Profil bisnis tersebut ditengarai menjadi daya tarik Bank Bukopin bagi Kookmin Bank.
Per Desember 2019 dari 21 bank dengan aset terbesar di Tanah Air, Bank Bukopin menjadi yang teratas dalam penyaluran kredit UMKM mencapai 57,4% dari total kredit yang disalurkan.
"Segmen UMKM merupakan salah satu motor penggerak terpenting bagi Bank Bukopin yang memfokuskan bisnisnya pada segmen ritel," terang Eko.
Sebelumbya pada posisi audit Desember 2019 dan Maret 2020, Bank Bukopin menegaskan rasio kecukupan modal minimum telah memenuhi ketentuan regulator sesuai profil risiko. Masuknya suntikan modal dari Kookmin Bank dan pemegang saham lainnya dinilai akan meningkatkan rasio permodalan.
Sedangkan per 30 April 2020, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosoaa Corporindo sebesar 23,4% saham, KB Kookmin Bank 22,0% saham, Negara Republik Indonesia 8,9% saham dan masyarakat 45,6% saham. (Mir)
INDUSTRI fintech lending atau pinjaman daring (pindar) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun
OJK meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penegakan hukum dan sinergi lintas pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas sektor keuangan.
Mahkamah Agung resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031. Simak daftar lengkap nama pejabat baru OJK
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 menjadi tonggak baru dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi.
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved