Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT ekonomi, Piter Abdullah menyayangkan munculnya sengkarut antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akibat ketidakmampuan Pemprov DKI Jakarta untuk menanggulangi anggaran dana bantuan sosial (bansos) untuk 1,1 juta warganya.
Menurutnya, hal ini menunjukkan adanya koordinasi yang tidam baik antara pemerintah pusat dan daerah yang akhirnya menimbulkan ketidakpastian.
"Menurut saya, ini menegaskan betapa pemerintah, baik pusat dan daerah, tidak memiliki koordinasi yang baik. Terlepas adanya perbedaan politik, koordinasi seharusnya tetap dikedepankan," ungkapnya kepada Media Indonesia, Kamis (7/5).
Baca juga: Pemprov DKI Akui Anggaran Defisit
Lebih lanjut, Piter menganggap bahwa saat ini tengah terjadi kepentingan ego sektoral, sedangkan di banyak negara semua pihak dikatakan mencoba untuk bersatu menanggulangi wabah covid-19 ini.
"Kita justru masih terjebak pada kepentingan atau ego masing-masing," sambung pria yang juga Dosen Perbanas Institute tersebut.
Piter menerangkan bahwa memang masalah ini muncul diawali oleh amburadulnya data kependudukan, yang sudah dari dulu disuarakan oleh banyak pihak. Termasuk oleh Presiden Joko Widodo sendiri.
Dengan data yang terbatas Indonesia dikatakan memang tidak bisa berharap banyak tentang ketepatan. Ketepatan tersebut ditentukan oleh koordinasi, khususnya terkait ketersediaan Dana.
"Dengan koordinasi, mulai dari RT RW, kelurahan hingga provinsi, kita bisa dengan cepat mengurangi kekurangakuratan data. Dengan koordinasi pusat dan daerah, kita bisa menghitung dengan cepat kebutuhan dana bantuan dan dengan koordinasi yang sama kita bisa meyakini bantuan kepada mereka yang membutuhkan bisa mengalir dengan cepat," ujar Piter.
"Seharusnya masalah data ini tidak dibesar-besarkan. Fokus dan prioritas adalah bagaimana membantu mereka yang terdampak dengan cepat. Jangan ada saling tuding atau saling menyalahkan," pungkasnya.
Baca juga: Menkeu: Pemprov DKI Minta Pusat Talangi Dana Bansos
Perlu diketahui bahwa kemarin, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memiliki anggaran untuk memberikan bantuan sosial pada warga terdampak pandemi covid-19 dan meminta pemerintah pusat untuk menalanginya.
Padahal, Pemprov DKI Jakarta mengaku sanggup untuk memberikan bantuan kepada 1,1 juta warganya. Sementara itu sebanyak 3,6 juta warga DKI Jakarta dikatakan akan ditalangi pembiayaannya oleh pemerintah pusat.
"Kami mendapat laporan dari Kemenko PMK, ternyata DKI yang tadinya mau men-cover 1,1 juta warganya, mereka tidak memiliki anggaran dan meminta pemerintah pusat untuk melakukan covering sejumlah 1,1 juta warga," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja secara virtual bersama Komisi XI DPR, Rabu (6/5). (A-2)
Kemenkeu ungkap 44 alumni LPDP belum kembali ke RI. Menkeu Purbaya tegaskan sanksi berat berupa pengembalian dana plus bunga hingga blacklist permanen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
Penyidik mendalami peran konsultan dalam menjembatani komunikasi wajib pajak dengan petugas.
Tujuannya untuk mencegah kedekatan berlebihan antara pejabat dan wajib pajak yang berpotensi memicu penyalahgunaan wewenang.
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved