Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
HIMPUNAN Bank Milik Negara (Himbara) memastikan kinerja keuangan BNI, BTN, BRI dan Bank Mandiri masih tumbuh positif di tengah pandemi covid-19. Baik dari segi likuiditas maupun pertumbuhan kredit sampai Maret.
Hal itu diutarakan Ketua Himbara, Sunarso, dalam rapat virtual dengan Komisi VI DPR RI. Sunarso mengatakan likuiditas bank BUMN masih mencukupi, meski Indonesia tengah diguncang pandemi.
Baca juga: Jaga Likuiditas Perbankan, BI Gelontorkan Rp 503,8 Triliun
"Likuiditas Himbara masih tercukupi di antaranya berdasarkan LDR (Loan to Deposits Ratio) BRI pada level 90,39%, Bank Mandiri 94,91%, BNI 92,3% dan BTN 114,2%. Dengan begitu, sampai dengan Maret likuiditas bank Himbara masih baik," jelas Sunarso, Kamis (30/4).
Lebih lanjut, dia mengungkapkan pertumbuhan aset keseluruhan bank BUMN masih tumbuh 7,09% dengan nilai Rp 3.530 triliun. Rinciannya, BRI tumbuh 5,82%, Bank Mandiri tumbuh 9,15%, BNI tumbuh 7,9% dan BTN hanya tumbuh 2,27%.
"Sementara dari sisi pertumbuhan kredit, secara keseluruhan masih mampu tumbuh 11,03%. Di antaranya BRI tumbuh 9,38%, Bank Mandiri 14,84%, BNI 11,2%, BTN sebesar 4,59%," imbuh Sunarso.
Baca juga: Himbara Beraksi Cegah Virus Korona Meluas
Sementara itu, OJK mencatat likuiditas dan permodalan industri perbankan secara keseluruhan per Maret berada pada level yang memadai. Rasio alat likuid terpantau pada level 112,90%, dengan threshold di atas 50%.
Kondisi ini juga didukung kebijakan restrukturisasi kredit yang dimulai Maret. Sehingga tidak membebani permodalan bank, karena kredit yang direstrukturisasi dikategorikan lancar.(OL-11)
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved