Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Mantan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan anjloknya harga minyak dunia akan turut mempengaruhi produksi
gas bumi secara global.
"Perkembangan harga minyak dunia yang begitu dinamis akan berdampak pada sumber energi lainnya," kata Komisaris Utama PGN
tersebut dalam unggahannya di akun media sosial mliknya yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu (25/4).
Salah satu konsumen gas bumi terbesar di dunia adalah Amerika Serikat. Saat ini konsumsi gas bumi Amerika Serikat sekitar 30 triliun kaki kubik (tcf) per tahun. Sebagai perbandingan, produksi gas bumi Indonesia sekitar 2,9 tcf per tahun dan sekitar 60% dikonsumsi untuk kebutuhan dalam negeri.
Dengan kondisi minyak saat ini, pada minggu ketiga Mei 2020, fasilitas penampungan minyak Cushing di Oklahoma akan penuh. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas 76 juta barel crude.
"Jika produksi minyak terhenti, gas yang diproduksi sebagai fluida ikutan dari minyak tersebut juga akan terhenti," katanya.
Akibatnya, sekitar 14 miliar kaki kubik gas bumi per hari di AS akan menghilang dari pasar.
AS sendiri mengekspor sekitar 8 bcf per hari dalam bentuk LNG ke pasar global. Jika pengurangan produksi gas sebanyak 14 bcf per hari di AS ini bertahan selama dua bulan, maka akan terjadi pengurangan pasokan gas bumi global sebesar 840 bcf.
Apabila pasar kembali normal, akan butuh waktu untuk mengembalikan pasokan gas ke posisi awal sekitar 1 bulan. Sehingga produksi
gas di AS akan berkurang sebanyak 14 bcf dikalikan 90 hari yaitu sekitar 1,26 tcf.
Akibat kekurangan pasokan tersebut, harga gas bumi di AS nanti pada musim panas akan diperkirakan mengalami kenaikan cukup tajam.
"Bisa sekitar 1,5 kali dari harga sekarang. Ini dengan asumsi wabah COVID-19 bisa terkendali pada musim panas tahun ini," jelasnya.
Selain itu, imbas dari kurangnya pasokan gas tersebut bisa mempengaruhi produksi dan harga gas di negara lain, termasuk Indonesia. Maka ia menyarankan untuk bersiap dengan keadaan tersebut. (Ant/E-1)
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
PGN SAKA berkomitmen untuk terus fokus pada penguatan operasi yang aman dan andal serta optimalisasi biaya.
Perubahan iklim dan intrusi air laut kian menekan produktivitas pertanian di wilayah pesisir utara Jawa.
Dengan semangat gotong royong bersama warga, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil mencapai salah satu desa yang masih terputus aksesnya.
PGN bersama Pertamina Peduli memperkuat dukungan penanganan bencana di Sumatra dengan menyediakan pasokan logistik dapur umum serta membangun instalasi penyaringan air bersih.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperkuat respons darurat terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang delapan blok migas.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved