Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TEROBOSAN inovatif dilakukan Anugerah Sejahtera (AS) Group di tengah pandemi covid-19 dengan merilis pemasaran properti berbasis aplikasi. Berkolaborasi dengan pemilik tanah, kontraktor, dan investor (pemilik dana), AS Group yakin segera melantai di Bursa Efek.
"Dengan menggunakan ASLProperti, konsumen jadi mudah membeli rumah atau ruko," kata Chief Executive Officer (CEO) AS Group, Benlis Wislon Butarbutar, di Kota Depok, Jumat (17/4)
Di usia holdingnya ke-12 ini, pria penyuka olahraga futsal dan hoki ini menjelaskan, dari sisi progres bisnis, AS Group mengalami perkembangan signifikan, seperti peningkatan aset. Demikian juga proyek-proyek properti yang dikerjakan kian beragam dan meluas.
"Meski akhir-akhir ini terjadi penurunan sales, terutama di masa pandemi Covid-19, itu menjadi tantangan tersendiri bagi kami," jelasnya.
Ke depan, Benlis menargetkan perusahaannya akan go public dan bisa melantai di bursa efek. "Properti masih jadi lahan bisnis yang menjanjikan dan memiliki tantangan tersendiri. Itu juga yang membuat saya memutuskan terjun dalam bisnis ini," aku pria kelahiran 28 Juni 1975 ini.
Benlis yang lulusan Fakultas Sastra Prancis UI ini mengawali usahanya di usia 30 tahun. Seiring waktu, bisnisnya berkembang pesat sampai membentuk holding AS Group yang memiliki sejumlah anak perusahaan di berbagai bidang bisnis.
Saat ini, AS Group tengah mengembangkan sejumlah properti di antaranya ialah Ruko dan Soho Plaza de' minimalist di Rawalumbu, Bekasi Barat, Perumahan eksklusif Jagathi Resort Sentul, sewa lahan komersial Cibinong Icon City (Cikon City) di Mayor Oking Cibinong, dan Perumahan de' minimalist Cibinong, Bogor.
Dari sisi manajemen lingkungan, AS Group menerapkan sistem kabelisasi tertanam dan memperhatikan fasad antarmuka hunian untuk mengekspresikan jalan lingkungan yang serasi dengan fasilitas umum yang tersedia.
Selain properti, AS Group juga mengembangkan bisnis manajemen rumah sakit, perikanan, dan ekspedisi. "Kami akan mengerjakan proyek-proyek yang existing," lanjutnya. (OL-13)
Baca Juga: Final Liga Champions Kemungkinan Digelar pada 29 Agustus
Baca Juga: Organisasi Lingkungan Kompak Bantu Pahlawan Sampah
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved