Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

HKTI : Harusnya Anggaran Kementan Ditambah Bukan Dipotong

Mediaimdonesia.com
17/4/2020 13:59
HKTI : Harusnya Anggaran Kementan Ditambah Bukan Dipotong
Pengamat pertanian yang juga Ketua Harian DPD HKTI Jawa Barat, Entang Sastraatmaja.(Istimewa)

PENGAMAT pertanian yang juga Ketua Harian DPD HKTI Jawa Barat, Entang Sastraatmaja, mengaku kecewa dengan pemerintah yang memotong anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) hingga Rp3,6 triliun. Padahal anggaran sebesar itu bisa dipakai untuk menjaga ketersediaan bahan pokok selama penanganan darurat pandemi Covid-19.

"Sektor pertanian seharusnya memperoleh tempat yang berbeda dengan sektor-sektor infrastruktur. Kalau bisa harusnya ada anggaran ekstra untuk melindungi dan membela petani yang terus bekerja di tengah pandemi Covid-19," kata Entang saat dihubungi, Jumat (17/4)..

Entang mengatakan, pemerintah harus selektif dalam melakukan pemangkasan anggaran. "Jangan sampai, pengurangan tersebut justru membuat suasana menjadi semakin tak terkendali. Terlebih saat ini ketersediaan pangan sangat dibutuhkan oleh masyarakat," katanya..

Di tengah situasi sulit seperti sekarang ini, menurut Entang, jika pemangkasan harus dilakukan sebaiknya dilakukan dengan pikiran cerdas. Pemerintah perlu memilih kementerian atau lembaga negara mana yang perlu dipangkas dan mana yang tidak.

Sehingga, tegas Entang, ketika pandemi Covud-19 selesai Indonesia tidak mengalami krisis baru yakni krisis pangan yang bisa menggoyahkan perekonomian Indonesia lebih buruk lagi. "Sangat penting membangun keseimbangan antara tuntutan sosial dan ekonomi," ujarnya.

"Bila anggaran Kementan dipangkas cukup signifikan, kita risau ketahanan pangan kita akan terganggu yang bisa saja melahirkan suasana yang tidak kondusif dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan masyarakat," tutur Entang.

Lebih dikhawatirkan lagi, Entang menilai pemangkasan anggaran tersebut miliki kepentingan politik yang hanya memikirkan golongan sendiri. Kata Entang, hal tersebut harus dihindari demi keberlangsungan ketersediaan pangan.

"Kita perlu ingat bahwa soal pangan ini begitu mudah ditumpangi kepentingan politik. Agar hal ini tidak terjadi maka kita tidak boleh main-main dengan urusan pangan, termasuk di dalam nya soal pemangkasan anggaran itu sendiri," jelasnya.

Seperti yang diketahui bersama bahwa Kementan menyatakan mampu menjamin ketersediaan bahan pokok hingga empat bulan ke depan. Artinya mendekati bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, pasokan 11 komoditas bahan pangan aman dan terkendali.

“Untuk berjaga-jaga saja, anggaran untuk sektor pertanian janganlah minimalis atau sekedar ban berjalan, namun guna menjawab pandemi saat ini, anggaran sektor pertanian penting di buat maksimalis," tutup Entang. (OL-09)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Deri Dahuri
Berita Lainnya