Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya menjelaskan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) disiapkan untuk menguatkan perekonomian Indonesia pasca Covid-19. Itulah yang menjadi alasan DPR memutuskan untuk tetap membahas Omnibus Law Ciptaker di tengah wabah virus korona.
"Selain karena ini janji politik kita kepada presiden, kita juga perlu formula untuk keluar dari krisis. Presiden tawarkan Omnibus Law untuk permudah investasi," tutur Willy saat dihubungi di Jakarta, Minggu (12/4).
Polisi Partai NasDem ini melanjutkan, pada selasa (14/4) esok DPR melalui Baleg akan melaksanakan rapat kerja (raker) pertama dengan pemerintah untuk melanjutkan pembahasan Omnibus Law Ciptaker. Raker akan dilaksanakan secara virtual sesuai dengan penerapan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Dalam raker nanti pemerintah akan mempresentasikan rancangan Omnibus Law Ciptaker. Kita akan cek kesiapannya di tengah pandemi Covid-19," jelasnya.
Willy menjelaskan, setelah raker perdana Baleg akan segera membentuk Panja untuk membuat daftar invertarisir masalah (DIM) RUU Omnibus Law Ciptaker. Panja juga akan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk mendengar aspirasi dari berbagai pihak.
"Baik kalangan yang sudah bersurat dan kalangan yang dianggap perlu. Uji publik dan juga serap aspirasi baru itu nanti lanjut pembahasan," paparnya.
Mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan DPR untuk membahas Omnibus Law Ciptaker, Willy menegaskan hal tersebut bergantung pada kesiapan pemerintah selaku pengusul RUU. Namun, secara normatif dirinya menjelaskan bahwa Omnibus Law Ciptaker dapat diselesaikan maksimal dalam waktu 2 kali masa sidang.
"Tapi semua itu sangat berngatung dengan kondisi saat ini," pungkasnya.
Sebelumnya kalangan buruh mengancam akan melakukan demo pada 30 April mendatang apabila DPR tetap melanjutkan pembahasan Omnibus Law.
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, di tengah pandemi korona (covid-19), seharusnya DPR memberikan empati yang sungguh-sungguh kepada masyarakat dengan fokus menghadapi pandemi korona dan PHK besar-besaran yang saat ini terjadi.
"Saat ini puluhan ribu buruh terus mengirimkan WA dan SMS kepada para pimpinan DPR RI agar menghentikan pembahasan omnibus law. Bisa jadi jumlahnya akan mencapai ratusan ribu," kata Said dalam keterangan tertulisnya pekan lalu. (Des/E-1)
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Hingga Senin (5/1), pemerintah belum mengeluarkan regulasi resmi terkait pengaktifan kembali BSU di tahun anggaran 2026.
Publik menunggu konsistensi dan komitmen seorang gubernur yang dinilai memiliki kredibilitas dan integritas
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mempertahankan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta yang telah ditetapkan.
Demo buruh itu menolak upah minimum provinsi atau UMP Jakarta 2026 sebesar Rp 5,7 juta. Masyarakat diimbau menghindari kawasan monas
RIBUAN buruh melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta, hari ini. Demo buruh itu menolak upah minimum provinsi atau UMP Jakarta 2026 sebesar Rp 5,7 juta.
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved