Rabu 08 April 2020, 10:36 WIB

Covid-19 Tak Ganggu Petani Minahasa Panen Raya Padi dan Jagung

mediaindonesia.com | Ekonomi
Covid-19 Tak Ganggu Petani Minahasa Panen Raya Padi dan Jagung

Istimewa/Kementan
Petani sedang memanen padi di Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

 

HAMPARAN sawah di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), saat ini sudah siap memasuki masa panen raya padi dan jagung, di antaranya berada di Kecamatan Tondano Timur. Dengan demikian, di tengah pandemi Covid-19 seolah bukan penghalang para petani di kecamatan tersebut untuk turut mempersiapkan produksi. 

"Kami datang untuk memberi support kepada para petani supaya mereka melakukan panen raya dengan tetap memperhatikan anjuran pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid -19," kata Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Pemkab Minahasa, Yeittje Roring saat mengunjungi petani Kecamatan Tondano Timur, Rabu (8/4).

Yeittje menyebutkan panen padi di Kabupaten Minahasa pada April 2020 sebesar 1.021 ha dengan perkiraan produksi 5.621 ton gabah kering panen (GKP). Kemudian panen pada Mei panen sebesar 850 ha dengan prediksi produksi 4.679 ton GKP.

"Luas lahan di Kecamatan Tondano Timur 1.125 hektare yang ditanami IP-2 (indeks pertanaman, red), sedangkan luas 820 hektar sisanya berupa lahan tadah hujan. Sedangkan untuk jagung sendiri panen sudah dipanen pada bulan sebelumnya," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa seusai melakukan panen raya tersebut, para petani akan langsung melakukan pengolahan lahan untuk mempersiapkan masa tanam kembali.

"Kita membutuhkan stok pangan dan kami akan siap mempersiapkan produksi dari kabupaten Minahasa untuk kebutuhan nasional. Sehingga dalam menghadapi virus pandemi Covid-19 ini petani tidak takut karna kebutuhan mereka dalam jumlah aman," sambung Yeittje.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan)  Suwandi mengatakan Kementan bersama pemerintah daerah (pemda) dan pelaku usaha bekerja sama dalam penanggulangan penyebaran wabah Covid-19 dengan menyediakan pangan selama pandemi berlangsung.

Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), hasil panen petani harus menguntung dan distribusi pangan pun dipastikan lancar. "Masyarakat tidak perlu panik terkait ketersediaan pangan, Kementan dan pemda menjamin dan akan terus bekerjasama memenuhi ketersediaan tersebut," kata Suwandi.

Suwandi menambahkan terkait menjaga harga di kala puncak raya bahwa sesuai arahan Mentan SYL, Suwandi akan menggerakkan Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling). Program ini menggandeng penggilingan padi kecil untuk serap gabah petani.

“Tugas kita menjaga kontinuitas produksi beras di penggilingan padi dan kelancaran distribusi antar wilayah," tegasnya. (OL-09)

Baca Juga

Ist/Bea Cukai

Bea Cukai Bawa UMKM Naik Kelas, Ekonomi Tancap Gas

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 18:50 WIB
Sebagai perwujudan dukungan kepada UMKM, Bea Cukai menginisiasi kegiatan bertajuk UMKM Week 2022, dengan tema "UMKM Naik Kelas,...
Ist/Kementan

Komisi IV DPR Dukung Kementan Perluas Subtitusi Pangan Lokal

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 17:48 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI, Muhammad Syafrudin merespoms positif upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan perluasan...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Pertamina Pastikan Stok BBM Subsidi Masih Dalam Posisi Aman

👤Despian Nurhidayat 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 17:04 WIB
Stok BBM subsidi per 13 Agustus 2022 untuk Pertalite berada di level 17 hari dan Solar di level 19...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya