Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK Tiongkok membatasi impor kayu lapis dari Indonesia, lebih dari 10 perusahaan kayu lapis di Temanggung, Jawa Tengah kolaps. Satu perusahaan sudah bangkrut total. Semua perusahaan itu semula melakukan eksport ke Tiongkok, sehingga terpengaruh dampak pembatasan kuota pembelian kayu lapis dari negeri tirai bambu tersebut.
Kondisi ini menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono, terjadi sejak sekitar tiga tahun terakhir. Akibatnya ribuan tenaga kerja dari sektor perkayuan terancam kehilangan pekerjaan.
"Hampir semua terdampak. Utamanya perusahaan kayu lapis,"ujar Agus, di Temanggung, Rabu (12/2/2020).
Dengan adanya keterbatasan kuota impor kayu lapis ke Tiongkok, jelas Agus, sementara bahan baku yang diperlukan juga harganya semakin mahal. Di sisi lain, di Tiongkok penjualan juga lambat, mengakibatkan banyak perusahaan terdampak di Indonesia, termasuk Temanggung banyak yang kolaps.
"Sekarang ada perusahaan yang sudah dijual, yakni satu di wilayah Parakan, sudah tidak produksi dan kondisinya sudah mau dilelang bank, dijual. Mereka sudah tidak mampu berproduksi lagi," ungkap Agus
Agus melanjutkan, apalagi saat menjelang perayaan tahun baru imlek, dimana dua bulan sebelumnya pengiriman kayu lapis sudah mesti libur. Dampaknya barang-barang kayu lapis di sini mesti tertahan di gudang pelabuhan.
"Padahal nyewa di gudang pelabuhan juga mahal. Yang bangkrut baru dengar satu, yang lain masih kolaps, hanya tinggal bertahan saja, nunggu investor dari luar," kata Agus.
Ia menyebutkan, perusahaan di Temanggung yang kolaps jumlahnya lebih dari 10 perusahaan. Rata-rata merupakan perusahaan perkayuan. Tiap perusahaan itu mempunyai karyawan yang jumlahnya ribuan. Dari semua perusahaan kayu di daerah itu, yang masih bertahan hanya TKPI di Kecamatan Pringsurat saja.
Hal itu karena TKPI memproduksi kayu portable dan ekspornya bukan hanya ke China, tapi ke beberapa negara lain. Sedangkan untuk kayu lapis selama ini hanya eksport ke Cina.
"Ribuan karyawan yang terancam pemutusan hubungan kerja (PHK) sudah nunggu waktu saja. Perusahaan yang bangkrut di Parakan sudah tidak ada tenaga kerjanya, semua sudah terkena PHK,"kata Agus. (OL-13)
Tiongkok berhasil melampaui batas Greenwald pada reaktor fusi EAST, membuka jalan menuju plasma stabil dan energi bersih tak terbatas di masa depan.
Tidak hanya prajurit gugur, dua prajurit TNI lain atas nama Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto juga mengalami luka-luka.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pangan nasional melalui kerja sama ekonomi strategis dengan Tiongkok.
Wang Churan semakin populer berkat kesuksesan dramanya dan visual yang mencuri perhatian. Intip perjalanan karier, prestasi, hingga proyek terbarunya.
Presiden Prabowo terima Menteri Keamanan Tiongkok Chen Yi Xin di Istana Negara. Bahas penguatan kerja sama keamanan dan intelijen BIN-MSS demi stabilitas kawasan.
Ilmuwan Tiongkok menemukan waktu paling aman bagi manusia untuk beraktivitas di Bulan. Dengan suhu ekstrem dan radiasi tinggi, pemilihan waktu jadi kunci bertahan hidup.
Kombinasi identifikasi jenis dan asal-usul geografis kayu akan sangat membantu dalam kepastian legalitas pemanfaatan kayu.
Meskipun teknologi DNA telah menjadi standar global dalam forensik kehutanan, penerapannya di Indonesia hingga kini masih tergolong terbatas.
Tumpukan gelondongan kayu terlihat di permukiman Tabiang Bandang Gadang, Nanggalo, Padang, Sumatra Barat.
Kayu-kayu besar yang ditemukan pascabencana merupakan konsekuensi dari rusaknya lapisan-lapisan vegetasi akibat aktivitas manusia.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup atau KLH akan panggil perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap gelondongan kayu di Batang Toru awal pekan depan terkait banjir Sumatra
Menurut Prof Dodik, kayu-kayu besar dan kecil yang tampak berserakan di lokasi bencana tidak berasal dari satu penyebab tunggal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved