Rabu 22 Januari 2020, 08:15 WIB

Perkuat Kerja Sama Pertanian SYL Sambangi Mentan Italia

RO/E-2 | Ekonomi
Perkuat Kerja Sama Pertanian SYL Sambangi Mentan Italia

Medcom.id/Ilham Wibowo
Italia Sepakat Perluas Perdagangan Produk Pertanian Indonesia

 

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bertemu Menteri Pertanian Italia Teresa Bellanova untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Italia dalam bidang pertanian.

"Kerja sama ini dalam budi daya, mekanisasi pertanian, pengelolaan sumber daya air, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan kapasitas SDM," kata Syahrul dalam pertemuan bilateral melalui keterangan resminya, kemarin.

Dalam pertemuan itu, Syahrul Yasin Limpo dan Teresa Bellanova membahas sejumlah isu bilateral, terutama soal peningkatan nilai perdagangan dan investasi di bidang pertanian di antara kedua negara.

Syahrul menjelaskan keunggulan komoditas pertanian Indonesia, seperti kelapa sawit, karet, buah-buahan tropis, teh, dan rempah-rempah. Ia pun mengundang investor Italia di sektor pertanian dan peternakan ke Indonesia.

"Saya sampaikan kepada Menteri Bellanova, produk Indonesia telah memenuhi standar Uni Eropa di bidang kesehatan dan phytosanitary SPS sehingga dapat diekspor ke pasar Eropa," kata Syahrul.

Ia juga menekankan sektor pertanian Indonesia telah menerapkan good agricultural practices (GAP) dan dikelola secara berkelanjutan.

Secara khusus, kedua menteri juga membahas ekspor sawit Indonesia. Produk kelapa sawit diketahui telah digunakan dalam industri makanan dan sebagai bahan bakar biodiesel di Italia.

Menurut data 2018, ekspor produk kelapa sawit Indonesia ke Italia ialah sebesar US$570,2 juta atau 29,7% dari total keseluruhan ekspor Indonesia ke Italia (sebesar US$1,92 miliar) dan 79,7% dari total ekspor pertanian Indonesia ke Italia yang sebesar US$715,6 juta.

Di kesempatan itu, Menteri Pertanian Italia Teresa Bellanova mengatakan pihaknya dapat menerima penjelasan bahwa perkebunan sawit berperan dalam membuka lapangan kerja dan pengentasan masyarakat dari kemiskinan di Indonesia.

Duta Besar RI untuk Italia Esti Andayani menilai penandatangan nota kesepahaman tersebut akan makin memperkuat hubungan kedua negara dan dapat mendorong pembangunan sektor pertanian di Indonesia.

Menurut dia, MoU tersebut akan mempermudah pelaksanaan pertukaran informasi pertanian, pelatihan untuk peningkatan kapasitas, serta penyelenggaraan joint research oleh lembaga penelitian pertanian di kedua negara.

Indonesia dan Italia memiliki hubungan yang telah terjalin sejak 1959 dan baru saja merayakan 70 tahun hubungan diplomatik pada 2019. (RO/E-2)

Baca Juga

Dok. Kementerian ATR/BPN

Kementerian ATR/BPN Gelar Sosialiasi PP Turunan UU Cipta Kerja Bidang Pengendalian Fungsi Tanah dan Ruang 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 00:11 WIB
Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (Ditjen PPTR) membawahi beberapa PP, yaitu PP Nomor 18 Tahun 2021 tentang...
Dok. Kemendag

UKM Binaan ECP Kemendag Sukses Perluas Pasar Ekspor Furniture ke UEA 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:52 WIB
CV Mebel Internasional merupakan peserta ECP untuk wilayah Jawa Tengah yang berhasil mendapatkan permintaan dari UEA dengan memanfaatkan...
Dok. Diamondland

Ikut Bantu Pencapaian Herd Immunity dan Pemulihan Ekonomi, Diamonland Gelar Vaksinasi Massal 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:06 WIB
Kegiatan itu merupakan bentuk tanggung jawab sosial dalam menyukseskan pencapaian herd immunity melalui vaksinasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya