Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh memastikan bencana banjir yang melanda Jabodetabek tidak mengganggu stok beras yang dikelola perseroan.
Ia mengatakan tidak ada gudang Bulog yang terendam akibat curah hujan tinggi pada malam pergantian tahun. “Semua gudang aman. Gudang di Kelapa Gading aman. Gudang di Bekasi, Tangerang, dan Cibitung juga aman. Kalau akses ke gudang itu banjir, memang iya. Tapi gudang-gudang tidak,” ujar Tri, kemarin.
Dengan jumlah gudang yang sangat banyak, yakni mencapai 1.600 unit di seluruh Indonesia, ia meyakini banjir tidak akan mengganggu sistem distribusi beras.
“Bulog punya gudang di setiap kabupaten/kota, jadi distribusi tidak akan terganggu. Kalau banjir di daerah Tangerang, ya kami pasok dari gudang di Tangerang, bukan dari Kelapa Gading. Jadi kalau distribusi tidak ada masalah,” tuturnya.
Dengan ketersediaan yang cukup dan penyaluran yang lancar, ia optimistis harga beras tetap akan terjaga sekalipun dalam kondisi terjadi bencana seperti saat ini.
Di luar itu, perseroan juga turut mengirimkan bantuan berupa bahan pangan, seperti beras, gula, dan minyak goreng ke wilayah-wilayah yang terdampak banjir di kawasan Jabodetabek.
“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi, semua pihak harus membantu, dan Bulog sebagai salah satu komponen bangsa dan bagian dari BUMN langsung bergerak membantu warga korban banjir,” kata Direktur SDM dan Umum Bagya Mulyanto.
Perum Bulog mengirimkan pasokan bahan pangan berupa puluhan ton beras, gula, dan minyak masak ke wilayah-wilayah yang terkena banjir di kawasan Jabodetabek dengan berkoordinasi dengan aparat Kodam, kepolisian, serta Pemda DKI guna membantu warga korban banjir.
Bagya yang juga koordinator bantuan bencana Bulog menyampaikan, bantuan yang diberikan sesuai dengan koordinasi yang ada dan berfokus untuk mendirikan dapur umum dengan menyediakan sementara ini masing masing 10 ton beras, 2 ton gula (dibagi per satu kilogram kantong plastik), dan 2 ton minyak kiloan.
Bulog juga mengerahkan sejumlah perahu karet untuk membantu mengevakuasi warga korban banjir agar bisa diselamatkan dari rendaman banjir. (Pra/Faw/J-1)
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
WAKIL Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved