Selasa 17 Desember 2019, 14:20 WIB

1000 Pengemudi Bajaj Menjadi Peserta Program BP Jamsostek

Deri Dahuri | Ekonomi
1000 Pengemudi Bajaj Menjadi Peserta Program BP Jamsostek

Istimewa
BP Jamsostek Kantor Wilayah DKI Jakarta menggelar acara Perlindungan Bagi 1.000 Pengemudi Bajaj di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta Utara.

 

BP Jamsostek Kantor Wilayah DKI Jakarta menggelar acara Perlindungan Bagi 1.000 Pengemudi Bajaj di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta Utara, Selasa (17/12). Acara tersebut sebagai bagian dari kegiatan sosialisasi dan edukasi program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada Komunitas Supir Bajaj Berbahan Bakar Gas (Kobagas)

Kegiatan tersebut hasil kolaborasi  BP Jamsostek Kantor Wilayah DKI Jakarta dengan Perusahaan Gas Negara selaku pembina Kobagas yang saat ini terdapat kurang lebih 13.000 anggota yang tersebar di wilayah Jakarta.

Dalam sambutannya, Deputi Direktur Wilayah DKI Jakarta, Cotta Sembiring, menjelaskan tentang manfaat yang didapat jika menjadi peserta BP Jamsostek. Cotta menjelaskan tentang program BP Jamsostek dari jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT), dan pensiun.

Ia mengajak para pengemudi bajaj untuk menjadi peserta BP Jamsostek. “Apalagi sebagai pengemudi bajaj di Jakarta sangat berisiko dengan kondisi jalan di Jakarta terjadi kecelakaan. Dengan kondisi tersebut, pengemudi harus memiliki perlindungan dengan menjadi peserta BP Jamsostek.”

Cotta menjelaskan bahwa untuk menjadi peserta program JKK hanya membayar iuran Rp16.800 per bulan. Untuk pekerja bukan penerima upah, iuran hanya Rp6.800 untuk program JKM.

Ia menjelaskan bahwa iuran jauh lebih murah uang untuk beli rokok yang bisa Rp600 ribu dalam sebulan atau beli bakso bagi ibu-ibu. “Iuran BP Jamsostek lebih murah, tetapi manfaatnya sangat besar,” terangnya.      

“Tetapi jika bapak-bapak (para pengemudi bajaj) mengalami kecelakaan, biaya rumah sakit ditanggung semuanya tak perlu bayar sepeser pun sampai sembuh. Dengan revisi PP 44 tahun 2015 menjadi PP 82 Tahun 2019, santunan kematian peserta untuk ahli warisnya naik menjadi Rp42 juta,” ujar Cotta.      

Kepada wartawan, Cotta menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam percepatan perlindungan secara menyeluruh kepada tenaga kerja (universal coverage) serta mendukung program agressive growth yang telah dicanangkan pada 2019.

Terkait dengan PP 82 Tahun 2019, Cotta memaparkan BP Jamsostek meningkatkan  manfaat hampir dua kali lipat yang diterima peserta program BP Jamsostek.

“Satunan kematian itu Rp 24 juta kini dinaikkan menjadi Rp 42 juta, selanjutnya ada beasiswa dari 1 anak menjadi 2 anak dari pendidikan tingkat SD sampai jenjang kuliah dan peningkatan-peningkatan manfaat lainnya,” ucap Cotta.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Khadik Triyanto mengatakan BP Jamsostek yang melindungi para pekerja termasuk para pengemudi bajaj adalah bentuk kehadiran negara untuk para pekerja.

Khadik juga mengajak para pengemudi bajaj untuk menjadi peserta BP Jamsostek yang sangat jelas manfaatnya. “Semua pengemudi bajaj yang tergabung dalam Kobagas menjadi peserta program BP Jamsostek.”  

Sementara itu Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Jakarta Kebon Sirih, Tonny WK mengatakan,”Saat ini terdapat kurang lebih 13 ribu anggota Kobagas di Jakarta dan yang sudah terlindungi program BP Jamsostek  Jakarta Kebon Sirih sebanyak 1.000 pengemudi.” .

Tonny berharap dengan mendaftarnya anggota Kobagas menjadi peserta BP Jamsostek, seluruh perusahaan transportasi di wilayah Jakarta untuk mendaftarkan diri menjadi peserta BP Jamsostek agar mendapat perlindungan. (OL-09)

Baca Juga

Antara

Ridwan Kamil Akui Kompor Listrik Bebani Masyarakat

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:59 WIB
Menurutnya, program konversi gas elpiji 3 kilogram ke kompor listrik akan berjalan lancar jika ada penggunaan teknologi yang...
Dok.Sunlife

Sun Life Indonesia dan CIMB Niaga Hadirkan Sun Proteksi Jiwa

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:07 WIB
Hanya 37% masyarakat Indonesia yang memiliki tabungan untuk hidup lebih dari 6 bulan ke...
MI/ Dwi Apriani

Penjelasan PLN Soal Aliran Listrik Putus Saat Cuaca Ekstrem

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 03 Oktober 2022, 21:59 WIB
Salah satunya karena gardu listrik terendam air akibat intensitas hujan tinggi. Tak jarang, gardu listrik juga ikut terendam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya