Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog memastikan pasokan beras jelang perayaan Natal dan tahun baru 2020 di seluruh wilayah Indonesia dalam kondisi aman.
Bahkan, stok beras yang mencapai 2,1 juta ton diklaim masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga musim panen selanjutnya tiba.
“Dengan stok yang cukup besar dan tersebar, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kenaikan harga. Masyarakat bisa merayakan Natal dan tahun baru dengan tenang," ujar Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh melalui keterangan resmi, Jumat (13/12).
Sebagaimana diketahui, kebutuhan pangan kerap mengalami lonjakan di setiap hari besar keagamaan nasional termasuk Natal.
Jika tidak diantisipasi dengan baik, hal tersebut akan memicu kenaikan harga karena stok yang tersedia tidak mampu memenuhi keperluan masyarakat.
"Berkaca dari pengalaman sebelumnya, sekarang kami sudah antisipasi dengan baik," tuturnya.
Dengan stok yang ada, Bulog juga terus aktif melaksanakan Program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium sepanjang tahun ini.
Adapun realisasi pelaksanaan KPSH sejak Januari sampai 12 Desember 2019 tercatat sebesar 533.048 ton.
“Kegiatan KPSH kami laksanakan setiap hari secara masif melalui pengecer di pasar tradisional, retail modern, jaringan Sahabat Rumah Pangan Kita (RPK), sinergi BUMN serta distributor sehingga mampu menahan laju kenaikan harga beras hampir selama 2019," ucapnya. (Pra/OL-09)
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved