Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Developer Properti Indonesia (Deprindo) mengapresiasi langkah pemerintah dalam upaya memenuhi target 1 juta rumah lewat tambahan kuota rumah subsidi bagi pengembang.
Apresiasi itu disuarakan Deprindo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Bogor, Jawa Barat, 29 November-1 Desember 2019 lalu.
Ketua Umum Deprindo Riska Martina Wati Lova Sitepu mengatakan, di tengah kelesuan bisnis properti selama lebih lima tahun ini, para developer merasa terbantu dengan adanya tambahan kuota tersebut.
"Untuk 2020 kiranya ada pertimbangan apabila terjadi kuota yang habis seperti tahun ini," katanya dalam keterangan tertulis.
Apalagi, lanjut dia, kedepan banyak tantangan ekonomi seperti resesi global yang bisa berpengaruh pada investasi di industri properti yang banyak menyasar sektor hunian.
Baca juga : DP KPR Turun belum Melegakan
"Harapannya tetap meski dihadapkan pada resesi global, kita tetap ada kenaikan kuota. Walaupun tidak signifikan. Sebab, bagaimanapun selama dalam kelesuan ini yang bertahan tetap di bisnis properti rumah subsidi. Bahkan kuotanya bisa habis sebelum tutup tahun," tegasnya.
Ia menambahkan, dari sisi regulasi, pemerintah sudah menerbitkan banyak regulasi yang mendorong pertumbuhan industri properti.
"Saya kira soal regulasi tentang bisnis properti hingga saat ini sudah cukup baik. Misalnya dalam hal perizinan, demikian pula perbankan, tingkat pusat dalam hal ini Bank Indonesia, banyak mendukung para pengemban dalam menjalankan bisnis properti. Di antaranya bunga KPR, FTP, LVP, terkait Down Payment yang sudah diturunkan," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum @ Deprindo Suratno Jaya mengungkapkan, Rakernas Deprindo diikuti oleh 500 pengembang dan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan diteruskan pada pemerintah. (RO/OL-7)
Permintaan terhadap rumah berkonsep premium di wilayah penyangga Jakarta terus meningkat, terutama di kawasan dengan akses dan infrastruktur yang berkembang pesat.
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved