Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Perundingan Bilateral Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Ni Made Ayu Marthini menyebut nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) yang telah memanfaatkan fasilitas sistem tarif preferensial umum (Generalized System of Preference/GSP) ialah sebesar US$2 miliar.
Komoditas yang menjadi andalan meliputi tas, perhiasan emas, ban truk dan bis, kabel dan alat musik.
Jumlah sebesar US$2 miliar sesianya baru menyentuh 12% dari total ekspor keseluruhan ke Negeri Paman Sam yang mencapai US$18,43 miliar. Walaupun terbilang kecil, nilai yang dicapai itu dapat dibilang sudah berada pada titik keseimbangan.
Pasalnya, jika digenjot terlalu tinggi, produk-produk yang mendapat fasilitas GSP bisa saja ditinjau ulang dan kemudian dikeluarkan karena dinilai sudah mampu bersaing dengan cukup baik di pasar AS.
"Jadi GSP itu memang diberikan dengan syarat. Produk yang memperoleh fasilitas itu, pangsa pasarnya tidak boleh melebihi 50%. Ada juga yang nilai penjualannya tidak boleh melebihi US$150 juta per tahun," jelas Made kepada Media Indonesia, Senin (25/11).
Maka dari itu, lanjut dia, upaya memaksimalkan fasilitas GSP tidak bisa lagi dengan mengandalkan produk-produk yang sudah nyaman saat ini.
Harus ada pengoptimalan ekspor dari komoditas-komoditas yang selama ini sudah memperoleh GSP namun belum dimanfaatkan dengan baik.
Dari 3.572 produk yang diberi fasilitas GSP oleh pemerintah AS, baru 836 yang sudah dimanfaatkan pelaku usaha Tanah Air.
Kurangnya pemahaman dan pengetahuan dari para pelaku usaha adalah faktor utama minimnya pemanfaatan GSP.
Maka dari itu, sosialisasi pemanfaatan fasilitas GSP di dalam negeri akan terus digencarkan terutama bagi para UKM dan eksportir yang baru memenuhi persyaratan ekspor.
Sosialiasi tersebut dilakukan dengan memanfaatkan dukungan FTA Center yang telah tersebar di lima daerah yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya dan Makassar. (OL-09)
Menlu Iran Abbas Araghchi sebut peluang kesepakatan nuklir dengan AS terbuka di Jenewa, meski Donald Trump ancam serangan militer. Simak poin kesepakatannya.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian pada Januari lalu masih menjadi perdebatan dan menyisakan pertanyaan. Memantik diskursus publik dan refleksi serius.
Presiden AS Donald Trump tegaskan kendali penuh atas opsi militer terhadap Iran dan bantah rumor penolakan dari Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine.
Iran peringatkan AS bahwa serangan sekecil apa pun dianggap agresi. Teheran siaga penuh sambil tetap upayakan negosiasi nuklir intensif di Jenewa Kamis ini.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
Mendes PDT Yandri Susanto, yang hadir langsung melepas keberangkatan kontainer ekspor tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret sektor swasta dalam membina desa.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved