Senin 11 November 2019, 12:30 WIB

Mentan dan Mendag Perkuat Ketahanan Pangan dan Pertanian

mediaindonesia.com | Ekonomi
Mentan dan Mendag Perkuat Ketahanan Pangan dan Pertanian

Istimewa/Kementan
Mentan Syahrul Yasin Limpo bertemu Mendag Agus Suparmanto di di Gedung A Kementan, Jakarta, Senin (11/11).

 

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menggelar pertemuan dengan Menteri Perdagangan (Mandag) Agus Suparmanto. Dalam pertemuan itu, Syahrul mengaku ingin menguatkan sinergitas dan kerja sama strategis dalam upayanya membangun ketahanan pangan.

"Hari ini, komitmen Menteri Perdagangan menjadi sinyal yang sangat positif untuk Kementerian Pertanian dalam menguatkan sinergitas. Besok saya yang akan datang ke sana (Kemendag) untuk membicarakan hal-hal yang menjadi harapan bersama," ujar Syahrul dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung A Kementan, Jakarta, Senin (11/11).

Mentan mengatakan, pertemuan ini harus menjadi momentum bersama dalam menghilangkan ego sektoral antara Kementerian dan lembaga lain, terutama yang berkaitan dengan pembangunan pertanian.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, ego sektoral antara Kementerian tidak boleh terjadi. Intinya kekuatan negeri ini harus kita optimalkan, dan itu salah satunya hadir dari tangannya menteri perdagangan, terutama dalam mengintegrasikan satu program dengan program yang lain agar tidak terjadi tumpang tindih," kata Syahrul.

Ke depan, kata Syahrul, pihaknya akan membawa seluruh Dirjen-nya untuk mengadakan workshop di Kementerian Perdagangan. Sebaliknya, jajaran Kemendag juga akan bertukar ide dan program di Kementerian Pertanian.

"Saya akan bawa Dirjen saya ke Menteri Perdagangan dan menggelar workshop bersama mereka. Jadi komunikasi ekonomi dan diplomasi pertanian harus dilakukan secara timbal balik supaya tidak selalu bicara impor, akan tetapi lebih banyak bicara ekspor," tutur Syahrul.

Adapun poin dalam pembicaraan ini, menurut Syahrul, salah satunya ialah yang berkaitan dengan penerapan teknologi. Pemanfaatan teknologi bisa dilakukan untuk mengefisiensikan waktu dan menambah jumlah produksi.

"Misalnya dengan drone yang kita miliki penyiraman 500 hektar hanya membutuhkan waktu setengah jam karena mesin ini sudah menggunakan internet. Dan yang lebih penting, semua mesin dan teknologi ini buatan anak bangsa," paparnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mendukung upaya Kementerian Pertanian dalam memanfaatkan teknologi sebagai bekal memperbesar jumlah produksi.

Menurut Agus, langkah tersebut perlu mendapat dukungan baik melalui kerjasama maupun perancangan program starategis di sektor pertanian.

"Kalau melihat dari banyaknya mesin-mesin yang bagus ini, saya yakin produk dalam negeri bisa meningkat. Untuk itu, kita harus mendukung upaya ini melalui kerjasama yang startegis. Apalagi mesin-mesin pertanian ini merupakan karya anak bangsa," tukasnya. (OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

PUPR Revitalisasi TPA Sampah di Mandalika Capai Rp21,2 M

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Januari 2021, 09:49 WIB
Revitalisasi TPA Sampah Pengengat di Kabupaten Lombok Tengah dilakukan dengan mengembangkan sistem sanitary landfill untuk meminimalisir...
Ilustrasi

Kemenperin Dukung Rencana Polri Terapkan Teknologi 4.0

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Januari 2021, 09:19 WIB
Pemanfaatan teknologi AI untuk Kepolisian seperti Automatic Licen Plate Recognition (ALPR), ungkap Taufiek, dapat mengurangi beban...
Ist/BRI

Angkat Direksi Milenial, BRI Jalankan Regenerasi dengan Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 07:34 WIB
Sentimen positif muncul karena BRI dinilai bisa melakukan regenerasi dengan baik karena ada sejumlah direksi yang tergolong sebagai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya